Kelakar Pelatih Irak untuk Hentikan Mbappe: Mainkan Tiga Kiper!

Olahraga13 Dilihat

JAKARTA || Kylian Mbappe sedang berada dalam performa mengerikan di Piala Dunia 2026. Tak heran jika pelatih Irak Graham Arnold sampai melontarkan candaan soal cara menghentikan bintang Prancis tersebut.

Prancis akan menghadapi Irak pada laga kedua Grup I Piala Dunia 2026, Selasa (23/6) dini hari WIB. Jelang pertandingan itu, Arnold ditanya mengenai strategi untuk meredam Mbappe yang baru saja tampil gemilang di laga pembuka. Alih-alih memberikan jawaban taktis, pelatih asal Australia itu memilih bercanda.

“Saya sempat bertanya apakah kami boleh memainkan tiga kiper. Tapi mereka bilang tidak boleh,” kata Arnold sambil tertawa, seperti dilansir ESPN.

Candaan itu muncul bukan tanpa alasan. Mbappe baru saja mengukir sejumlah rekor saat membawa Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pertama Grup I.

Penyerang Real Madrid tersebut mencetak dua gol yang membuatnya melampaui Olivier Giroud sebagai top skor sepanjang masa Timnas Prancis. Mbappe kini mengoleksi 58 gol untuk Les Bleus.

Tak hanya itu, gol keduanya ke gawang Senegal juga membuat Mbappe melewati catatan legenda Brasil, Pele, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Saat ini Mbappe telah mengoleksi 14 gol di putaran final Piala Dunia. Rinciannya adalah empat gol pada edisi 2018, delapan gol pada 2022 saat meraih Sepatu Emas, dan dua gol pada Piala Dunia 2026.

Jumlah tersebut membuat Mbappe menyamai legenda Jerman, Gerd Muller, di posisi keempat daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia. Mbappe kini hanya terpaut satu gol dari Ronaldo Nazario (15 gol). Sementara rekor sepanjang masa masih dipegang bersama oleh Lionel Messi dan Miroslav Klose dengan 16 gol.

Artinya, jika kembali mencetak gol ke gawang Irak, Mbappe berpeluang semakin mendekati bahkan menyamai rekor tersebut. Duel melawan Irak juga akan menjadi pertandingan spesial bagi Mbappe. Pemain berusia 27 tahun itu dijadwalkan menjalani laga ke-100 bersama Timnas Prancis.

“Selalu menyenangkan bisa bermain untuk tim nasional. Tidak ada yang lebih besar dari tim nasional. Angka 100 tentu bersejarah, apalagi terjadi di Piala Dunia,” kata Mbappe.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *