Polres Pakpak Bharat Bersama Stackholder Terkait dan Masyarakat Berhasil Temukan Mayat di Aliran Sungai Lae Kombih

Kriminal16 Dilihat

SALAK || Polres Pakpak Bharat Mengucapkan Terima Kasih dan Apresiasi atas Bantuan Masyarakat setempat yang telah berhasil menemukan warga masyarakat yang hilang beberapa hari yang lalu ( Sabtu 07 Februari 2026 sekira pukul 05.30 wib ) an. Yanti Banurea, perempuan, 26 tahun, Islam, Ibu Rumah tangga, beralamat di dusun Cubancer Desa Kaban Tengah Kabupaten Pakpak Bharat dan telah di temukan masyarakat dalam keadaan mengapung ( dengan kondisi telah Meninggal dunia) di aliran Sungai Lae Kombih Desa Perolihen dusun Kecamatan STU Jehe Kabupaten Pakpak Bharat ( Selasa 10 Februari 2026 sekira pukul 14.00 wib )

Menurut Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, ST SIK MH melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang SH menjelaskan berbagai upaya pencaharian terhadap korban telah dilakukan Polres Pakpak Bharat, Polsek Sukaramai dan Stakeholder terkait serta masyarakat setempat pasca korban dilaporkan pihak keluarganya, setelah korban di temukan masyarakat di aliran sungai Lae Kombih.

Selanjutnya Personil Polres Pakpak Bharat, Polsek Sukaramai, TNI, BPBD, Tagana, Pemerintah Desa dan Kecamatan bersama masyarakat membantu evakuasi Jenazah dari TKP yang terbilang cukup curam dan terjal. Dengan kerjasama antara Polri, TNI, BPBD, Tagana, Pemerintah Desa dan Kecamatan serta partisipasi dari masyarakat jenazah berhasil di evakuasi dan dibawa langsung ke Puskesmas Sibande dan dilakukan VER luar (mengingat kondisi jenazah saat ditemukan warga masyarakat masih dalam keadaan utuh) yang di saksikan langsung pihak keluarga, Kepala Puskesmas Sibande Saprida Eriyanti Str.keb, dr. Ripka Haulia Sitinjak, Plh. Kapolsek Sukaramai AKP Amron Simanullang S.H., Kasat Reskrim Iptu Pernandos T. Manik S.H, Camat STU Jehe Mike Baskara Ujung S.Stp, Pamapta I Ipda Ronitua Manik S.H dan tim identifikasi Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat.

Dari hasil VER luar tidak di temukan adanya tanda – tanda kekerasan dan tindak pidana lainnya, Sebagai catatan dari pihak keluarga telah membuat Surat Pernyataan untuk tidak di lakukan Autopsi terhadap korban dan pihak keluarga juga menerangkan bahwa Korban selama ini mengalami sakit Depresi Berat dan menjadi pasien tetap dokter psikiater di RSUD Sidikalang serta jarak rumah korban dengan sungai Lae Kombih cukup dekat ( di bantaran sungai Lae Kombih ) Polres Pakpak Bharat selanjutnya menyerahkan Jenazah kepada pihak keluarga di saksikan Sekdes untuk di lakukan Proses pengebumian secara Islam.***REL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *