Misi Roma ke Liga Champions Dijegal Legendanya Sendiri

Olahraga38 Dilihat

JAKARTA || AS Roma dapat ganjalan besar dalam misi merebut tiket Liga Champions musim depan. Itu usai kalah dari Genoa yang ditangani legenda mereka, Daniele De Rossi.

Roma kalah 1-2 saat bertandang ke Genoa, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Sempat menyamakan lewat Evan Ndicka, usai bobol oleh penalti Junior Messias, Roma kecolongan di 10 menit terakhir oleh Vitinha.

Ini jadi pukulan telak dalam misi Roma mengamankan finis empat besar demi tiket Liga Champions musim depan. Pekan lalu tim berjuluk Serigala itu sudah ditahan imbang Juventus usai dua kali unggul.

Kini Roma pun tergusur ke peringkat lima dengan 51 poin, kalah selisih gol dari Como. Pekan depan akan krusial bagi kedua tim karena saling berhadapan.

Bagi Roma, yang lebih menyesakkan dari kekalahan lawan Genoa adalah tim tuan rumah ditangani legenda mereka yakni Daniele De Rossi. De Rossi besar sebagai pemain di Roma, menjadi kapten, dan sempat menangani tim sebagai pelatih pada 2024.

Lantas bagaimana perasaannya usai menjegal Roma, tim yang ia dukung sejak masih belia? Bagi De Rossi, ini adalah bagian dari profesionalisme sebagai pelatih.

“Saya tidak ingin mengecilkan atau mengatakan saya tidak menyesal atas kekecewaan mereka, tetapi saya tidak ingin membenarkan diri sendiri atau berpura-pura menyesal,” ungkap De Rossi dikutip Football Italia.

“Saya senang, bukan karena Roma kalah, tetapi karena saya menang. Ini akan menjadi takdir saya sampai hari ketika saya berharap Roma memenangi 38 pertandingan. Itu adalah target saya dan impian banyak orang. Mungkin, suatu hari nanti itu akan terjadi,” imbuhnya.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *