Trump-Xi Jinping Mendadak Mesra, China Borong Minyak hingga Boeing dari AS

Ekonomi40 Dilihat

JAKARTA || Hubungan Amerika Serikat (AS) dan China yang sebelumnya memanas akibat perang tarif kini mendadak mencair. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping tampil akrab dalam pertemuan tingkat tinggi di Beijing yang disebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis bernilai jumbo.

Trump mengklaim China siap meningkatkan pembelian energi dari AS, termasuk minyak dan gas alam, di tengah gejolak perang Iran yang mengguncang pasar energi global.

Menurut Gedung Putih, Xi Jinping menunjukkan ketertarikan memperbesar impor energi AS demi mengurangi ketergantungan China terhadap jalur Selat Hormuz yang kini rawan akibat konflik Timur Tengah.

Tak hanya energi, Trump juga mengungkap China bakal membeli 200 pesawat Boeing. Dalam wawancara dengan media AS, Trump menyebut China akan memesan 200 big ones dari Boeing setelah pembicaraannya dengan Xi Jinping.

“Ini baru semacam pernyataan, tapi saya rasa itu adalah sebuah komitmen.” kata Trump, dalam wawancara dengan Fox, dikutip Jumat (15/5/2026).

Jika benar terealisasi, kesepakatan itu menjadi salah satu pesanan terbesar Boeing dari China dalam hampir satu dekade terakhir. Selama beberapa tahun terakhir, hubungan dagang AS-China yang memburuk membuat Beijing lebih banyak membeli pesawat Airbus dibanding Boeing.

Selain itu, Trump juga menyebut China akan membeli lebih banyak minyak dari AS. Menurut Gedung Putih, Xi disebut tertarik meningkatkan impor energi dari AS untuk mengurangi ketergantungan China terhadap jalur Selat Hormuz yang saat ini rawan akibat konflik Timur Tengah.

“Mereka telah setuju ingin membeli minyak dari Amerika Serikat, mereka akan pergi ke Texas, kita akan mulai mengirim kapal-kapal Tiongkok ke Texas, Louisiana, dan Alaska,” kata Trump dalam wawancara yang dilakukan setelah pertemuannya dengan Presiden China, Xi Jinping, di Beijing, dikutip dari CNBC.

Trump menggambarkan pertemuannya dengan Xi berlangsung positif. Ia bahkan mengatakan telah menghasilkan kesepakatan dagang yang fantastis dalam pembicaraan dengan China. Meski begitu, belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan terkait pembelian minyak tersebut.

Kunjungan Trump menandai pertama kalinya seorang presiden AS yang sedang menjabat melakukan perjalanan ke China dalam hampir sembilan tahun. Kedua pemimpin diperkirakan akan minum teh dan makan siang bersama sebelum para pejabat AS berangkat ke Washington.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *