MEDAN || Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2026 melibatkan 115 wartawan tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumatera Utara untuk mempublikasikan seluruh rangkaian mulai dari pembukaan hingga penutupan.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumut, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) dan FWP Sumut diharap mampu memastikan informasi mengenai PRSU tersampaikan secara luas, cepat dan akurat kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap. Sinergi diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas peliputan, media center, serta pengaturan peliputan untuk mendukung kelancaran kerja insan pers.
Erwin mengatakan, keterlibatan wartawan menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan PRSU ke-50 sebagai etalase pembangunan, ekonomi, budaya dan investasi daerah.
“Publikasi memiliki peran strategis agar masyarakat mengetahui berbagai kegiatan, potensi dan manfaat yang dihadirkan selama PRSU berlangsung. Kami membangun koordinasi yang baik dengan penyelenggara dan FWP Sumut sehingga peliputan berlangsung optimal sejak pembukaan hingga penutupan,” katanya, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Erwin, kehadiran wartawan setiap hari di arena PRSU mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat dan berimbang, sekaligus membangun optimisme masyarakat terhadap penyelenggaraan pesta rakyat terbesar di Sumut tersebut.
Panitia menyediakan fasilitas media center di lokasi strategis plus akses internet dan kartu identitas peliputan resmi. Erwin bilang, panitia menerapkan mekanisme koordinasi peliputan agar aktivitas jurnalistik berjalan lancar.
Ketua FWP Sumut Saifullah Defaza mengatakan, ke-115 wartawan yang tergabung dalam FWP Sumut siap mengawal publikasi PRSU selama hampir satu bulan penyelenggaraan.
Menjaga efektivitas peliputan, diterapkan sistem piket. Setiap hari, ada sepuluh wartawan yang bertugas mulai pukul 09.00 WIB sampai malam hari.
Melalui pola tersebut, seluruh agenda, mulai dari kegiatan pemerintahan, pameran pembangunan, hiburan, promosi UMKM, hingga berbagai atraksi masyarakat terdokumentasikan dan dipublikasikan secara berkesinambungan.
“Wartawan yang bertugas menggunakan id card resmi PRSU. Sistem piket membuat cakupan pemberitaan lebih luas,” ujar Saifullah.
Ia menilai sinergi antara Dinas Kominfo Sumut, penyelenggara PRSU, dan insan pers menjadi kolaborasi yang saling menguatkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Boleh dikatakan, selama PRSU berlangsung, tidak ada hari tanpa kehadiran wartawan. Sejak pagi sampai malam, rekan-rekan media hadir mengikuti berbagai kegiatan,” katanya.
Kolaborasi tidak hanya memperluas jangkauan informasi mengenai PRSU, juga memperkuat citra Sumut sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan pesta rakyat berskala besar dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Media massa menjadi mitra strategis pemerintah dan penyelenggara menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.***WASGO













