MEDAN || Stan Kota Tebingtinggi di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 berhasil menarik perhatian pengunjung. Salah satu produk yang paling diminati adalah Kepok Keling, olahan pisang khas Tebingtinggi yang menjadi primadona selama penyelenggaraan pameran tahunan tersebut.
Sejak hari pertama PRSU 2026 dibuka, stan Kota Tebingtinggi dipadati pengunjung yang ingin mencicipi maupun membeli Kepok Keling. Produk kuliner tradisional ini dikenal memiliki cita rasa khas dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, sehingga menjadi salah satu oleh-oleh favorit masyarakat Sumatera Utara.
Kepada wartawan Kadis Perindang Kota Tebing Tinggi Dr Marimbun Marpaung SP MSi mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap Kepok Keling menjadi bukti bahwa produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah memiliki daya saing yang kuat. Bahkan, stok yang disiapkan setiap hari kerap habis terjual sebelum operasional PRSU berakhir.
Selain Kepok Keling, stan Kota Tebingtinggi juga menampilkan berbagai produk unggulan lainnya, mulai dari aneka makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif hasil karya pelaku UMKM. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat luas.
Pengunjung mengaku tertarik membeli Kepok Keling karena cita rasanya yang khas serta kualitas produk yang tetap terjaga. Tidak sedikit pengunjung yang membeli dalam jumlah banyak untuk dijadikan buah tangan bagi keluarga maupun kerabat setelah berkunjung ke PRSU 2026.
Pemerintah Kota Tebingtinggi berharap momentum PRSU 2026 dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM. Melalui pameran ini, produk-produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal, mampu memperluas pasar, serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha lokal.
Keberhasilan Kepok Keling menjadi primadona di stan Kota Tebingtinggi menunjukkan bahwa produk kuliner tradisional tetap memiliki daya tarik tinggi di tengah beragam pilihan yang ditawarkan dalam PRSU 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berinovasi sekaligus mempertahankan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.***WASGO










