Serangan Berlanjut, Iran Gempur Pangkalan Udara AS di Bahrain

Ragam22 Dilihat

JAKARTA || Iran terus melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara kawasan Teluk. Yang terbaru, Garda Revolusi Iran (IRGC) menggempur pangkalan udara Amerika Serikat di Bahrain pada hari Selasa (3/3/2026).

“IRGC mengumumkan bahwa… pasukan angkatan lautnya melakukan serangan drone dan rudal skala besar pada subuh di pangkalan udara AS di daerah Sheikh Isa, Bahrain,” tulis kantor berita pemerintah Iran, IRNA di Telegram, menggunakan akronim untuk Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026), pasukan elite Iran tersebut mengatakan dalam pernyataannya bahwa 20 drone dan tiga rudal diluncurkan, “menghancurkan markas komando utama pangkalan tersebut.”

Sebelumnya, pasukan Garda Revolusi Iran juga menyerang Pangkalan Arifjan di Kuwait yang menampung pasukan AS. Garda Revolusi Iran menyebut telah mengirim “gelombang serangan baru” ke Pangkalan Arifjan tersebut.

Dilansir Aljazeera, Selasa (3/3/2026), Garda Revolusi Iran mengatakan pihaknya menyerang pangkalan itu dengan 10 drone. Mereka mengklaim drone tersebut berhasil mengenai sasarannya.

Iran juga telah menargetkan sebuah pangkalan udara di dekat Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Senin (2/3) waktu setempat. Rudal-rudal tersebut berhasil dicegat di udara sebelum mencapai tujuannya.

Dituturkan seorang sumber dari salah satu negara Teluk, bahwa serangkaian serangan rudal melanda wilayah Saudi saat serangan Iran semakin gencar terhadap negara-negara di kawasan Teluk, merespons gelombang serangan AS dan Israel.

Salah satu serangan pembalasan Iran itu menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan yang terletak di kota Al Kharj, sebelah tenggara Riyadh. Pangkalan udara itu menampung pasukan militer AS di Saudi.

“Rudal-rudal Iran yang menargetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan kembali dicegat pada Senin (2/3) pagi,” kata sumber yang dikutip AFP tersebut.

Selain melakukan serangan ke Pangkalan Arifjan di Kuwait, Korps Garda Revolusi Iran juga menyebut pasukan angkatan lautnya melakukan “serangan kompleks dengan drone dan rudal” ke Dubai, Uni Emirat Arab. Serangan ini menargetkan pasukan AS yang berada di Dubai.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *