Panglima Sebut Pilot Susi Air Bakal Dibunuh KKB Jika TNI Pakai Cara Militer

Kriminal458 Dilihat

JAKARTA || TNI telah menemukan beberapa titik lokasi penyanderaan pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Egianus Kogoya. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut Capt Philip akan dibunuh dan TNI akan dituduh jika cara membebaskannya dengan militer.

“Apabila saya bebaskan dengan cara militer pasti nanti saya sudah monitor dari pembicaraan nanti kalau ketemu TNI bunuh saja ini, tembak saja ini, nah nanti biar TNI yang dituduh membunuh pilot ini. Saya nggak mau terjadi seperti itu,” kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/4/2023).

Yudo menyampaikan, pihaknya bisa saja membebaskannya secara militer namun berisiko terhadap masyarakat. Sebab itu, Yudo menyampaikan pihaknya mengusahakan secara persuasif agar Kapten Phillip bisa dibebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat pun juga tidak terdampak.

“Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa, saya punya alat, punya apa namanya, punya prajurit yang profesional, tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti. Sehingga kita usahakan secara persuasif mereka bisa kita bebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat pun juga tidak terdampak karena mereka bersama sama terus dengan masyarakat dengan anak-anak,” jelasnya.

Yudo menjelaskan tidak ada tenggat waktu terkait pembebasan Capt Phillip oleh KKB. Menurutnya, penyanderaan ini berbeda dari yang lain.

“Ya jadi tidak ada tenggat waktu membebaskannya, karena memang tempatnya, ini lain. Jadi penyanderaan ini lain dengan yang lain. Yang disandera kan tau sendiri fotonya itu,” ungkapnya.

Yudo menjelaskan negoisasi KKB selalu meminta penukaran korban dengan senjata. Namun, Yudo optimis dengan pembebasan penyanderaan yang dilakukan KKB tersebut.

“Ya selalu akan begitu pasti selalu tujuan utamanya kan gitu. minta senjata, minta merdeka kan pastinya gitu. Ya selalu optimis namanya di wilayah negara kita.,” imbuhnya.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *