Anggota Parlemen Iran Ingatkan Ukraina: Setiap Serangan Ada Harganya!

Ragam12 Dilihat

TEHERAN || Seorang anggota parlemen senior Iran, Ebrahim Azizi, melontarkan peringatan terbaru untuk Ukraina, menyusul serangan drone Kyiv terhadap kapal komersial Teheran di Laut Kaspia, yang menewaskan sedikitnya satu orang.

Azizi, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (27/7/2026), secara terang-terangan memperingatkan Ukraina bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memiliki konsekuensi.

Peringatan tersebut juga ditujukan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel yang berkonflik dengan Iran beberapa bulan terakhir.

“Setiap serangan terhadap Iran selalu ada harganya, dan hal itu masih berlaku hingga saat ini,” tegas Azizi, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri pada parlemen Iran, dalam pernyataan via media sosial X pada Minggu (26/7).

“Ukraina pun mungkin akan segera menyadari bahwa Iran tidak membiarkan tindakan semacam itu tanpa balasan,” ucapnya.

“Daftar pihak yang salah perhitungan terus bertambah!” sebut Azizi dalam pernyataannya.

Peringatan Azizi ini dilontarkan setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa serangan militer Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia “tidak bisa dibiarkan tanpa balasan”.

Araghchi menyebut serangan Ukraina itu melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan bahkan menuduh adanya keterlibatan Israel.

“Ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, yang dilakukan atas perintah Israel untuk menyeret Eropa ke dalam perangnya,” sebut Menlu Iran tersebut.

Araghchi dalam pernyataannya juga mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan posisi Iran dalam percakapan telepon terpisah dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas dan Menlu Rusia Sergey Lavrov.

“Dalam pembicaraan dengan Perwakilan Tinggi UE (Uni Eropa) Kallas dan Menlu Lavrov, ditegaskan bahwa tindakan ‘si parasit’ di Kyiv itu ‘TIDAK BISA DIBIARKAN TANPA BALASAN,” tegas Araghchi.

Iran, pada Sabtu (25/7), telah memanggil utusan diplomatik atau charge d’affaires Ukraina di Teheran untuk memprotes serangan Kyiv terhadap kapal komersial di Laut Kaspia tersebut.

Pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan via media sosial X bahwa Ukraina mendapatkan “hasil yang sangat kuat” melalui serangan jarak jauh di Laut Kaspia, termasuk terhadap “kapal-kapal yang digunakan untuk pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran, serta sebuah kapal perang”.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *