MEDAN || Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba, SAk menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pemahaman Ideologi Pancasila serta penguatan Wawasan Kebangsaan di lingkungan masyarakat Kota Medan, Sabtu (11/07/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Pelita IV Kelurahan Sidorame Barat II Kecamatan Medan Perjuangan dan Jalan Tangkul II Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung. Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta perwakilan kelompok masyarakat ini bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada di Kota Medan.
Dalam penyampaiannya, Andreas Pandapotan Purba menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar lambang atau teori semata, melainkan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang harus dihayati serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di tengah arus perkembangan zaman dan berbagai pengaruh dari luar, kita harus tetap menjadikan Pancasila sebagai kompas arah kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan di Kota Medan adalah kekayaan yang harus dijaga, bukan menjadi alasan perpecahan,” ujar Andreas.
Ia juga menjelaskan pentingnya wawasan kebangsaan agar setiap warga negara memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran akan hak dan kewajiban, serta memahami bahwa kepentingan bangsa dan negara berada di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Lebih lanjut, politisi dari fraksi Parat Gerindra Kota Medan ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan antarwarga. Menurutnya, keharmonisan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kota Medan.
“Kita ingin Medan tetap menjadi kota yang damai, maju, dan sejahtera. Hal itu hanya bisa terwujud jika kita bersatu dan saling menghargai satu sama lain sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila,” tambahnya.
Warga yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Salah satu perwakilan peserta menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada.
Di akhir kegiatan, Andreas berharap pemahaman yang diperoleh dapat disebarkan kembali kepada lingkungan sekitar, sehingga semangat persatuan dan nilai-nilai Pancasila semakin kuat berakar di seluruh wilayah Kota Medan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Kesos Kecamatan Medan Perjuangan Aslinah Sirait, Kasi Trantib Kelurahan Sidorame Barat II Zulfaman, Tokoh Agam, Hasan, Kepala Lingkungan VIII Kelurahan Indra Kasih Rahman, mewakili Kecamatan Medan Tembung Bangsawan Pasaribu, Kasi Trantib Kelurahan Indra Kasih Amaluddin, Tokoh Agama pak Sormin. ***WASGO










