Teman Sempat Cegah Wanita di Bogor Tewas Tergantung saat Bikin Konten

Kriminal797 Dilihat

JAKARTA || Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Wanita berinisial W tewas tergantung saat bikin konten di rumah kontrakan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). W sempat dicegah temannya karena kontennya membahayakan, namun tidak dihiraukan hingga ia tewas tergantung.

“Iya saksi sempat mencegah dan mengatakan ngapain sih bikin-bikin konten begituan. Temannya juga mungkin mengira hanya bercanda, ternyata korban tetap bikin konten itu dan kursi pijakannya terpeleset,” kata Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto dihubungi detikcom, Jumat (3/3/2023).

Agus menyebutkan, teman-teman korban sempat mendatangi kediaman korban, usai melihat korban terpeleset dari pijakan hingga tergantung. Namun sayang, W sudah tidak bernyawa ketika teman-temannya tiba.

“Temannya ini perempuan juga. Jadi begitu ketahuan kepeleset, korban jatuh, kelihatan kan pas telponan itu, temannya langsung buru-buru kejar ke rumah korban, di kontrakan kan tinggalnya, tapi ngga tertolong,” kata Agus.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita berinisial W (21), tewas tergantung di rumahnya di Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). W tewas ketika membuat konten melalui panggilan telepon video atau video call dengan reman-temannya.

“Kalau sebab kematiannya gantung diri, tapi kalau kata keterangan dari saksi, dia (korban W) itu lagi bikin konten gantung diri, gitu,” kata Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto, Jumat (3/3/2023).

Agus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika W sedang melakukan telepon video dengan teman-temannya. Kepada teman-temannya, W sempat menyebut hendak membuat konten gantung diri, dengan kain melilit di leher.

“Jadi waktu itu, sebelum kejadian itu, dia sambil video call (telepon video) sama temen-temennya, ‘mau live nih, gw mau bikin konten ah’, tahu-tahu kursinya yang dipakai buat pijakan di bawah itu terpeleset, jadi beneran gantung diri,” terang Agus.

“Iya (momen korban tewas tergantung), temen-temennya menyaksikan, kan lagi video call,” tambahnya.

Agus mengatakan, sudah memintai keterangan teman-teman korban. Menurut teman-temannya, W sedang tidak punya masalah apa-apa dan memang sengaja membuat konten.

“Kita sudah tanya-tanya ke saksi, (korban) sedang ngga ada masalah apa-apa, lagi baik-baik saja,” ujar Agus Supriyanto.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *