Polisi Buru Pelaku Penempelan Stiker QRIS Kotak Amal Palsu

Kriminal1319 Dilihat

POLRES Metro Jakarta Selatan menyatakan telah memulai penyelidikan terkait kasus penipuan kode QRIS palsu yang ditempel pada kotak amal Masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan.

“Laporan yang kita terima adalah dugaan penipuan dengan cara menukar kode QRIS yang sudah ditetapkan oleh masjid kemudian ditukar oleh pelaku,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Senin (10/4).

Pelaku memanfaatkan layanan resmi QRIS yang disediakan oleh pihak masjid lalu ia menukar QRIS palsu untuk mengelabui jemaah dengan menggunakan nama tautan ‘Restorasi Masjid’.

Ade pun mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengkaji kasus tersebut guna mengetahui telah seberapa banyak korban yang tertipu QRIS palsu tersebut.

“Dengan adanya laporan QRIS palsu tersebut, kami akan komunikasi dan liat barang bukti yang ada, gelar tempat kejadian perkara, guna mencari siapa yang telah mentransfer QRIS palsu tersebut,” bebernya.

Diketahui, Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Iman, Blok M Square Habibi Katin mengatakan bahwa pihaknya telah melibatkan kepolisian dalam kasus QRIS Palsu.

“Iya, selanjutnya akan kita tindak lanjuti. Hari ini pihak kepolisian sudah dilibatkan,” kata Sekretaris DKM Masjid Nurul Iman Blok M Square, Habibi Katin, Senin (10/4).

Habibi mengakui, baru pertama kali terjadi di lingkungan di Masjid Nurul Iman, Blok M Square. Diduga kejadian tersebut terjadi pada Kamis (6/4) sekitar 10.30 WIB pagi .

“Baru ketahuan oleh kita hari Minggu, 9 April sekitar jam 11 siang. Kita lihat ada keanehan saja, biasanya di kotak-kotak infak itu ga ada stiker QRIS, terutama kotak bagian luar, nah ini ada stiker asing,” kata dia.

Setelah ditelusuri ternyata stiker QRIS palsu telah tertempel di semua kotak dan tiang-tiang hingga dinding masjid. Stiker QRIS palsu tersebut dipastikan bukan dari pihak masjid.

“Maka kita lepas semua. Setelah itu kita cek CCTV untuk mengetahui pelaku yang nempel stiker, dan ketahuan,” tambah dia.

Habibi menyebutkan pemasangan stiker QRIS oleh pelaku dilakukan dengan menimpa beberapa kotak yang memang telah dipasangkan stiker QRIS yang asli.

“Sebenarnya ga diganti, itu kan dia hanya pasang stiker QRIS pribadi. Kita juga ada beberapa kotak yg ada stiker QRIS nya. Tapi di stiker nya ada keterangan nama masjidnya Masjid Nurul Iman Blok M Square. Nah yg pelaku tempel berbeda,” pungkasnya.***MIOL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *