Jokowi Minta Harga Gabah Segera Ditentukan

Ragam373 Dilihat

JAKARTA || PRESIDEN Joko Widodo meminta otoritas terkait segera menentukan harga gabah sebelum harga komoditas pangan itu tidak terlanjur jatuh di tengah panen raya di banyak daerah.

“Yang paling penting memang harga gabah harus segera ditentukan, jangan sampai harganya jatuh karena ini panen raya di mana-mana,” kata Presiden seusai meninjau panen raya padi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Ngawi Jawa Timur, Sabtu (11/3).

Jokowi mengatakan harga gabah ideal akan segera diumumkan badan pangan sehingga pembelian gabah kering panen (GKP) oleh Bulog menjadi jelas.

“Tapi yang paling penting jangan sampai jatuh di bawah biaya yang telah dikeluarkan para petani. Karena apa, ini panen raya gitu lho. Kalau nggak dijaga pasti harganya jatuh, baik gabahnya maupun berasnya,” ujar dia.

Baca juga: Presiden Jokowi Bersama Mentan SYL Hadiri Panen Raya Padi di Ngawi

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan kesulitan yang dihadapi pemerintah adalah menyeimbangkan harga wajar di petani, pedagang dan konsumen, sehingga petani dan pedagang mendapatkan keuntungan dan konsumen tidak diberatkan.

“Mencari keseimbangan seperti itu yang nggak gampang,” terangnya.

Lebih jauh terkait panen raya padi di Ngawi, Kepala Negara menyampaikan ada perbedaan produktivitas hasil panen padi di masing-masing wilayah. Jika di Kebumen Jawa Tengah panen padi adalah 5,5 sampai 6 ton per hektar, di Ngawi, hasilnya lebih besar yaitu 8 sampai 10,5 ton per hektar.

“Saya kira memang setiap daerah memiliki kesuburan yang berbeda-beda memiliki manajemen yang berbeda-beda mengenai pengairan dan lain-lain. Sehingga menurut saya ini baik untuk petani,” terangnya.

Sementara untuk pupuk, menurut Jokowi, meski suplai nasional masih kurang, namun tidak ada keluhan dari petani di Ngawi. Hal demikian disebabkan masing-masing daerah memiliki kendala yang berbeda.

Pada kesempatan itu Presiden juga mengajak petani di seluruh wilayah di Tanah Air, untuk langsung melanjutkan kegiatan menanam usai panen raya, karena air hujan masih ada.***MIOL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *