MEDAN || Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) untuk periode kedua. Sikap tersebut disampaikan Farianda di tengah persiapan pelaksanaan konferensi PWI Sumut yang akan menjadi forum organisasi dalam menentukan kepengurusan untuk periode mendatang.
” Jika peserta konferensi menginginkan saya kembali memimpin Ketua PWI Sumut 2 priode maka saya siap menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” kata Farianda Putra Sinik ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis ( 24/09/2026).
Farianda sebelumnya dipercaya memimpin PWI Sumut menegaskan bahwa keputusannya untuk kembali maju tidak terlepas dari keinginan melanjutkan berbagai program organisasi yang telah berjalan.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama demi memperkuat keberadaan PWI Sumut sebagai organisasi profesi wartawan.
Ia mengatakan, kepemimpinan organisasi wartawan membutuhkan komitmen, kebersamaan, serta kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Karena itu, apabila kembali mendapat kepercayaan dari peserta konferensi, dirinya siap melanjutkan program yang dinilai memberikan manfaat bagi anggota PWI Sumut.
Farianda juga menekankan pentingnya menjaga soliditas antaranggota. Menurut dia, perbedaan pandangan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar, tetapi harus disikapi secara dewasa melalui mekanisme organisasi dan tetap mengedepankan kepentingan bersama.
Selain penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme wartawan menjadi salah satu perhatian. PWI Sumut diharapkan terus mendorong anggotanya meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, uji kompetensi wartawan, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perkembangan dunia jurnalistik.
Di tengah perubahan ekosistem media dan pesatnya perkembangan teknologi digital, Farianda menilai wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Kehadiran media sosial, kecerdasan buatan, serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut wartawan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan prinsip-prinsip pemberitaan yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Farianda juga berharap konferensi PWI Sumut nantinya dapat berlangsung secara demokratis, tertib, dan mengedepankan kepentingan organisasi. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum penting bagi seluruh anggota untuk menentukan arah perjalanan PWI Sumut ke depan.
Ia menilai kekuatan PWI Sumut terletak pada kebersamaan seluruh anggota dalam menjaga marwah organisasi dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan.
” Saya berharap konferensi yang berlangsung bulan Nopember 2026 menjadi momentum berharga bagi kita semua. Jadi, berikan yang terbaik untuk konferensi agar menjadi contoh daerah lainnya,” ujarnya. ***WASGO
















