Donald Trump, Mantan Presiden AS Pertama yang Hadapi Dakwaan Kriminal

Ragam383 Dilihat

DONALD Trump menghadapi dakwaan Dewan Juri New York, terkait pembayaran uang tutup mulut kepada bintang porno Stormy Daniels. Dakwaan itu membuat Trump menjadi mantan presiden Amerika Serikat (AS) pertama yang menghadapi tuduhan kriminal, bahkan ketika ia kembali mencalonkan diri untuk Gedung Putih.

Tuduhan tersebut, muncul dari investigasi yang dipimpin Jaksa Distrik Manhattan dari Partai Demokrat, Alvin Bragg. Kondisi ini dapat mengubah pemilihan presiden tahun 2024. Sebelumnya Trump mengatakan akan terus berkampanye untuk nominasi Partai Republik, jika didakwa melakukan kejahatan.

New York Times melaporkan tuduhan spesifiknya belum diketahui dan dakwaan kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang. Trump harus pergi ke Manhattan untuk pengambilan sidik jari dan proses lainnya pada saat itu.

Seorang pengacara yang mewakili Trump, Susan Necheles mengatakan bahwa ia telah diberitahu mengenai dakwaan tersebut namun tidak tahu kapan ia akan menyerahkan diri. Seorang sumber penegak hukum, yang berbicara dengan syarat anonim, juga mengkonfirmasi dakwaan tersebut.

Kantor Bragg tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Trump, 76, berusaha untuk terpilih kembali pada 2020, namun dikalahkan Joe Biden dari Partai Demokrat. Trump secara keliru mengklaim bahwa ia kalah dari Biden, karena kecurangan pemungutan suara yang meluas dan menyebut penyelidikan yang berujung pada dakwaannya sebagai “perburuan penyihir politik”.

Kantor Bragg tahun lalu memenangkan tuntutan pidana terhadap perusahaan real estate milik pengusaha yang menjadi politisi tersebut.

Investigasi Manhattan adalah salah satu dari beberapa tantangan hukum yang dihadapi Trump. Dakwaan tersebut dapat merusak upaya kembalinya dia sebagai presiden. Sekitar 44% anggota Partai Republik mengatakan Trump harus keluar dari persaingan jika ia didakwa, menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis minggu lalu.

Dewan juri yang dibentuk Bragg, Januari lalu, mulai mendengarkan bukti-bukti mengenai peran Trump dalam pembayaran kepada Daniels beberapa hari sebelum pemilihan presiden 2016 yang akhirnya dimenangkannya. Daniels, seorang aktris dan sutradara film dewasa terkenal yang memiliki nama asli Stephanie Clifford. Danielss mengaku menerima uang tersebut sebagai imbalan untuk tetap diam tentang hubungan seksual yang ia lakukan dengan Trump tahun 2006.

Pengacara pribadi mantan presiden, Michael Cohen, mengatakan Trump mengarahkan pembayaran secara diam-diam kepada Daniels dan perempuan kedua, mantan model Playboy Karen McDougal, yang mengaku memiliki hubungan seksual dengannya. Trump telah membantah berselingkuh dengan salah satu dari kedua perempuan tersebut.

Jaksa federal memeriksa pembayaran kepada Daniels pada 2018, yang berujung pada hukuman penjara untuk Cohen. Namun tidak ada dakwaan terhadap Trump.

Tidak ada mantan presiden AS yang sedang menjabat yang pernah menghadapi dakwaan pidana. Trump juga menghadapi dua investigasi kriminal oleh penasihat khusus yang ditunjuk Jaksa Agung AS Merrick Garland dan satu lagi oleh jaksa lokal di Georgia.***MIOL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *