Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengurus UPZ Masjid dan Mushalla

Bengkalis431 Dilihat

MANDAU || Bupati Kasmarni diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono menerangkan banyaknya masjid dan mushalla di Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau, akan menjadi potensi besar dalam upaya kita mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan zakat secara terstruktur, terarah dan sistematis.

“Hal ini terwujud jika kita mampu bersinergi, berkolaborasi, saling membantu dan terus berusaha dalam pengumpulan dan pemberdayaan zakatnya,” kata Andris saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengurus UPZ Masjid dan Mushalla se-Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau.

Bimtek yang bertemakan “Mewujudkan amil profesional dan kompeten” tersebut, digelar bersamaan dengan pengukuhan UPZ sebanyak 60 orang oleh Ketua Baznas H. Ismail, Selasa (14/3/2023) di Aula Hotel Susuka Duri.

Menurut Andris, menjadikan masjid dan mushalla sebagai bagian integral dari sistem pengelolaan zakat, sekaligus sebagai mitra strategis dalam upaya meningkatkan kesadaran zakat masyarakat memang harus diperkuat.

Karena masjid dan mushalla dianggap sebagai institusi yang paling dekat dengan umat. Sehingga untuk pelaksanaan sosialisasi memberikan pemahaman Zis, termasuk upaya pengumpulan dan pendistribusian Zis kepada masyarakat dan mustahik menjadi lebih mudah.

Ditambah pula dengan adanya UU No. 23/2011, Baznas memiliki peluang untuk melakukan intervensi dan menstandarisasikan pengelolaan zakat pada level masjid dan mushalla, dimana standarisasi yang dimaksud antara lain mencakup aspek penghimpunan, penyediaan BSZ (bukti setor zakat) bagi para muzakki, pencatatan dan akuntansi keuangan, hak amil, penyaluran zakat secara produktif dan konsumtif, serta kaidah pelaporan yang memenuhi unsur transparansi dan akuntabilitas.

“Makanya kami optimis melalui upaya standarisasi ini nantinya, diharapkan akan tercipta pengelolaan zakat berbasis masjid dan mushalla yang lebih efektif dan efisien,” kata Andris.

Andris juga berpesan pengurus UPZ untuk melaksanakan tugas dan amanah dengan ikhlas, cerdas dan tuntas dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat.

“Gali terus potensi zakat yang berada di wilayah kerja masing-masing, sehingga tujuan zakat benar-benar dapat kita lakukan dan kita berdayakan. Ingat zakat bukan untuk kemashlahatan pejabat tapi untuk kemashlahatan masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir, Plt. Kabag Kesra Herman, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay, Sekretaris Camat Mandau Yoan Dema, Kepala KUA Mandau Saim serta seluruh Forkopimcam Mandau.***INF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *