Abdul Rani SH Sayangkan Peredaran Narkoba Masih Marak

Politik400 Dilihat

MEDAN || Anggota DPRD Kota Medan Abdul Rani SH (foto)  jemput keluhan warga konstituennya dari daerah pemilihan (dapil) II. Dalam acara reses diawal Tahun 2023 itu yang diadakan di tiga lokasi berhasil menghimpun beragam aspirasi yang akan diteruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti skala prioritas.

“Tempat kami ini tidak lagi nyaman. Para orang tua selalu resah. Sudah ekonomi sulit, barang apa saja rawan hilang. Tolong aspirasi kami ini disikapi,” pinta salah satu peserta reses yang diamini seluruh peserta.

Selain keluhan Narkoba, warga lain yakni Upik menyuarakan kesulitan ekonomi saat ini. Dianya pun minta agar bisa dapat bantuan dan masuk Peserta Keluarga Harapan (PKH). Begitu juga dengan Ratna Dewi mempertanyakan PKH Lansia.

Menyikapi keluhan warga terkait masalah Narkoba, Abd Rani SH yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan itu mendorong agar menggalakkan program Pemuda Bela Negara (PBN). Program yang diprakarsai Walikota Medan itu diharapkan terbentuk dan melibatkan pemuda disetiap lingkungan.

Sehingga kata Abdul Rani, para pemuda sudah memiliki kegiatan dan tidak lagi mudah terpengaruh Narkoba. Dengan sendirinya kader PBN ikut mengawasi peredaran Narkoba bahkan lebih mudah terdeteksi.

Kemudian Abdul Rani SH yang saat ini Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan melanjutkan acara resesnya masa sidang ke I Tahun ke 4 Tahun 2023 di Jl Pasar Lama lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu siang (11/2/2023).

Ditempat ini hadir perwakilan Organisasi Perangkat Darrah (OPD) Pemko Medan yakni Lurah Pekan Labuhan Roy S Batubara, mewakili Dinas Lingkungan Hidup Hendra Harahap, mewakili Dinas SDA BMBK Zul Roni, mewakili Dinas Kesehatan dr Rou Hendra Sitepu, Kepling Fauzi Chan, Babinkamtibtimmas Sukri, tokoh agama dan ratusan warga konstituen.

Pada kesempatan itu, warga menyampaikan keluhannya terkait layanan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Seperti yang disampaikan Halimah, LPJU sepanjang pinggiran Rel KA di lingkungan 29 tidak berfungsi. Kondisi gelap gulita membuat lingkungan menyeramkan. “Rawan tindak kejahatan disini” sebut Halimah.

Selain itu kata Halimah, lingkungan 29 sering banjir karena pintu air tidak berfungsi. Untuk itu Halimah minta perbaikan guna mencegah banjir.

Keesokan harinya, Minggu (12/2/2023) Abdul Rani SsH kembali menggelar reses di Jl Mangaan 4 lingkungsn 2 Kelurahaan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli. Di tempat ini hadir perwakilan OPD Pemko Medan, tokoh masayarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Abdul Rani menyerap aspirasi dari ratusan warga. Disampaikan Rani akan menindaklanjuti keluhan warga ke Pemko Medan. Keluhan warga saat reses akan menjadi bahan prioritas penyelesian yang akan dijalankan Pemko Medan.***WASGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *