TANJUNG BALAI || Sebanyak 134 jemaah calon haji asal Kota Tanjungbalai Tahun 1447 H/2026 M mengikuti prosesi tepung tawar, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (27/04/2026).
Prosesi ini menjadi wujud doa bersama agar seluruh jemaah calon haji diberikan kesehatan, kelancaran, serta keselamatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.
Dalam sambutannya Wali Kota Tanjung balai Mahyaruddin Salim menyampaikan bahwa prosesi tepung tawar merupakan tradisi adat yang sarat makna doa, rasa syukur, dan restu bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji.
Dikatakannya, pelaksanaan tepung tawar dan upah-upah bagi jemaah calon haji adalah kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan. Ini merupakan warisan leluhur yang mengandung doa keselamatan, “Berangkat haji bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi undangan istimewa dari Allah SWT,” ujarnya.
Mahyaruddin juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global dapat sedikit banyak memengaruhi pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Namun demikian, ia mengimbau para jemaah untuk tetap tenang dan meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT.
Ia turut berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Untuk tahun 2026, pemberangkatan jemaah calon haji akan dipusatkan di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah. Lokasi ini dipilih agar keluarga dapat melepas keberangkatan dengan lebih nyaman.
Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung saat pemberangkatan, mengingat dirinya bersama keluarga juga akan menunaikan ibadah haji dari kloter Medan.
Selain itu, ia mengimbau keluarga jemaah agar tidak menjemput secara terpisah di embarkasi Medan, guna menjaga kebersamaan sejak berangkat hingga kembali.
Di akhir sambutannya, Mahyaruddin menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Tanjungbalai menjadi daerah yang semakin baik, maju, dan religius menuju Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Tanjungbalai, Abdullah Syadad Saragih memastikan seluruh persiapan pemberangkatan telah rampung.
“Persiapan keberangkatan Insya Allah sudah 100 persen. Kita berharap seluruh jemaah berangkat dan kembali dalam keadaan lengkap, 134 berangkat dan 134 pula kembali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah jemaah terdiri dari 133 orang jemaah reguler dan 1 orang TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia). Jemaah termuda tercatat atas nama Sholahuddin Sinambela (30), sementara yang tertua Ahmad Nulin (84).
Rencananya, seluruh jemaah akan diberangkatkan dari Tanjungbalai pada Sabtu (02/05/2026) malam menuju Asrama Haji Medan pada (03/05/3026), sebelum bergabung dalam kloter 11.
Kegiatan tepung tawar tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya perwakilan Polri dan TNI, Kementerian Agama, Kemenhaji dan Umrah, MUI, Baznas, tokoh agama, serta jajaran OPD dan camat se-Kota Tanjungbalai.***Yuswan Efendi
