Sederet Dampak Buruk Perang AS & Israel Vs Iran ke Ekonomi RI

Ekonomi21 Dilihat

JAKARTA || Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) DPR Puan Maharani menyoroti perang Amerika Serikat (AS)dan Israel lawan Iran terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk perekonomian Indonesia. Menurutnya, perang ini akan berdampak terhadap pembangunan nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Puan pada pidatonya di Rapat Paripurna pembukaan masa persidangan IV 2025-2026, Selasa (10/3/2026).

“Dampak dari konflik geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah, akan mempengaruhi stabilitas ekonomi global termasuk perekonomian Indonesia. Hal ini akan mempengaruhi harga minyak, harga transportasi, harga barang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, rantai perdagangan, pertumbuhan ekonomi, serta ketahanan fiskal dalam menjalankan pembangunan,” beber Puan.

Padahal kata Puan, saat ini rakyat Indonesia terus mengharapkan pemerintah hadir untuk membawa perubahan dalam hidupnya. Hal ini bisa melalui banyaknya lapangan kerja yang dibuka, akses pelayanan pendidikan semakin luas dan gampang dijangkau hingga akses kesehatan yang tak berbelit dalam prosesnya.

“Dalam situasi perekonomian tersebut, dan pada saat yang sama, rakyat masih terus menaruh harapan besar agar negara hadir dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, meningkatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan; serta memperkuat ekonomi kerakyatan,” terang Puan.

Oleh karena itu, Puan memastikan DPR akan menjaga kemampuan fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap mampu menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, tidak ada masyarakat yang turun kelas.

“Oleh karena itu politik anggaran Pemerintah harus dapat menjaga ketahanan fiskal yang dapat memastikan bahwa rakyat tetap mendapatkan jalan menuju kesejahteraannya, mendapat pekerjaan, penghasilannya meningkat, mendapatkan pelayanan umum yang berkualitas, merasa aman dan tentram,” pungkasnya.***DTK