Raja Charles III Kunjungi Jerman dalam Perjalanan Luar Negeri Pertama

Ragam1106 Dilihat

BERLIN || Raja Inggris Charles III melakukan kunjungan ke Jerman pada pekan ini, setelah membatalkan kunjungan ke Prancis karena maraknya demo rusuh. Ini menjadi kunjungan ke luar negeri pertama Raja Charles sejak naik takhta dan memimpin Kerajaan Inggris tahun lalu.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (30/3/2023), Raja Charles disambut oleh penghormatan militer di Gerbang Brandenburg, Berlin, pada Rabu (29/3) waktu setempat, saat memulai kunjungannya yang menjadi bagian dari upaya Inggris mengatur ulang hubungan dengan Eropa setelah keluar dari Uni Eropa tahun 2020 lalu.

Raja Charles yang didampingi Permaisuri Camilla kemudian menyapa ratusan orang yang berbaris di alun-alun bersejarah di Berlin sembari melambaikan bendera nasional Jerman dan Inggris, setelah sebelumnya mendengarkan lagu kebangsaan Inggris sembari menyaksikan tentara mengibarkan bendera nasional Inggris.

“Saya terkesan dengan kehangatan dalam persahabatan antara negara-negara kita,” ucap Raja Charles dalam pidatonya yang disampaikan saat jamuan makan kenegaraan di Berlin yang digelar oleh Presiden Frank-Walter Steinmeier.

Dalam pidatonya, Raja Charles membahas soal ‘nilai abadi’ yang terjalin dalam hubungan London dan Berlin. Dia menyoroti ‘kemurahan hati rakyat Jerman’ saat memberikan apresiasi kepada Jerman karena menampung lebih dari satu juta pengungsi Ukraina.

Ketika berbicara soal fokusnya pada keberlangsungan, Raja Charles memuji keahlian Jerman dalam pertanian organik sebagai ‘sangat meningkatkan pertanian dan tanah saya sendiri’.

Dalam kunjungan selama tiga hari, Raja Charles tidak hanya mendatangi Berlin, tapi juga pergi ke Brandernburg dan kota pelabuhan Hamberg.

Menurut Istana Buckingham, Raja Charles akan menghadiri serangkaian acara dengan agenda mencerminkan masalah yang tengah dihadapi Inggris-Jerman, seperti keberlangsungan lingkungan dan krisis Ukraina.

Raja Charles dijadwalkan berpidato di hadapan anggota majelis rendah parlemen Jerman, Bundestag, pada Kamis (30/3) waktu setempat. Dia juga akan bertemu sejumlah pengungsi Ukraina di Jerman.

Raja Charles yang menggantikan ibundanya, Ratu Elizabeth II, yang wafat dalam usia 96 tahun pada September tahun lalu, sebelumnya dijadwalkan mengunjungi Prancis dalam perjalanan luar negeri pertamanya sebagai Raja Inggris. Kunjungan itu dibatalkan karena maraknya demo rusuh di Prancis dampak reformasi pensiun.

Steinmeier dalam pidato sambutannya menyebut bahwa fakta Raja Charles memiliki negara-negara Eropa, seperti Prancis dan Jerman, sebagai tujuan pertama untuk kunjungan kenegaraannya merupakan ‘isyarat Eropa’ yang penting.

“Hari ini, tepat enam tahun setelah Inggris mulai keluar dari Uni Eropa, kami membuka babak baru dalam hubungan kami,” ucap Steinmeier.***DTK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *