WASHINGTON DC || Penembakan mematikan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS), kali ini di negara bagian North Carolina. Sedikitnya dua remaja tewas dalam penembakan yang terjadi di sebuah taman dekat sekolah menengah setempat.
Lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat penembakan yang diawali oleh perkelahian antar remaja tersebut.
Otoritas setempat, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/4/2026), melaporkan bahwa penembakan maut itu terjadi di sebuah taman umum yang terletak di sebelah sekolah menengah di area Winston-Salem, North Carolina, pada Senin (20/4) waktu setempat.
Kapten Polisi Kevin Burns dalam konferensi pers, seperti dikutip CNN, mengatakan bahwa kepolisian awalnya mendapatkan laporan soal perkelahian pada Senin (20/4) pagi. Ketika para personel kepolisian bergegas ke lokasi kejadian, mereka menerima informasi terbaru soal penembakan yang mengenai sejumlah orang.
Di lokasi kejadian, sebut Burns, personel kepolisian mendapati seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, Erubey Romero Medina, mengalami luka tembak di area parkir terdekat. Seorang remaja lainnya yang berusia 16 tahun, Daniel Jimenez Millian, ditemukan di bagian dalam taman dalam kondisi terkena tembakan.
Kedua remaja itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain dua korban tewas, lima remaja lainnya yang berusia antara 14 tahun hingga 19 tahun ditemukan luka-luka dalam kondisi yang bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka serius. Otoritas setempat tidak merilis nama-nama korban luka, namun menyebut mereka terdiri atas empat remaja perempuan dan satu remaja laki-laki.
Belum diketahui secara pasti penyebab perkelahian yang berujung penembakan maut tersebut.
Para penyelidik masih berupaya menentukan keterlibatan masing-masing orang. Namun temuan awal menunjukkan bahwa beberapa dari korban luka mungkin juga terlibat dalam penembakan tersebut.
Sejauh ini, pihak kepolisian belum menahan satu pun tersangka terkait penembakan tersebut. Otoritas setempat mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung.***DTK
