Pemko Tanjung Balai Akan Manfaatkan Lahan Untuk Berbagai Program Strategis

Sumut37 Dilihat

TANJUNG BALAI || Pemerintah Kota Tanjung Balai akan memanfaatkan asetnya berupa lahan kosong atau lahan tidur seluas 15 Hektar (Ha) yang berada di lahan PT Delimas Surya Kanaka, di Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai untuk program karya padat dan Kantor Pemerintahan.

Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina melakukan peninjauan langsung lokasi, guna memastikan keberadaan lahan yang sudah menjadi aset Pemko Tanjung Balai, Jumat (18/07/2025)

Dalam peninjauan lokasi tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai turut didampingi Asisten, Staf Ahli, Forkopimda, Dinas PUTR, Dinas Perkim, Bagian Hukum Setdako Tanjung Balai, Bidang Aset BPKPD, Camat Sei Tualang Raso serta Lurah Sei Raja.

Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim mengatakan, lahan tidur seluas 15 Ha ini nanti peruntukkannya akan dibangun Sekolah Rakyat dilahan seluas 5 Ha yang merupakan program pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sekolah ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu, seluas 2 Ha direncanakan akan dibangun Instalasi Karantina Hewan dan 8 Ha akan dimanfaatkan untuk lahan ketahanan pangan, terangnya.

Pemko Tanjung Balai juga akan bermohon dan mengusulkan 15 Ha lagi lahan ke PT Delimas Surya Kanaka dari yang sebelumnya 15 Ha yang telah dimiliki Pemko Tanjung Balai saat ini, nantinya 15 Ha lahan yang diusulkan akan digunakan untuk lahan pangan lanjutan, jelasnya.

Usulan 15 Ha itu sendiri merupakan komitmen dan kesepakatan yang sebelumnya pernah dilakukan Pemerintah Kota Tanjung Balai dengan PT Delimas Surya Kanaka dengan total nantinya 30 Ha yang akan menjadi aset milik Pemko Tanjung balai, ujarnya.

Menurut Wali Kota Mahyaruddin, peninjauan yang dilaksanakan hari ini sebagai bentuk perhatian dan keinginan Pemko Tanjung Balai dalam menunjang kegiatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan, sekaligus menaikkan taraf hidup warga. Makanya, kata dia, lahan tersebut harus secepatnya akan dikelola agar dapat dirasakan manfaatnya, Ucap Mahyaruddin.

Dia juga meminta warga yang mengelola lahan tersebut nantinya guna mendukung program ketahanan pangan nasional tidak perlu khawatir tentang kemampuannya dalam mengelola lahan tersebut, sebab nanti akan mendapat pendampingan dan pelatihan dari OPD terkait dari jajaran Pemko Tanjungbalai

Semoga sinergitas dan kolaborasi antar instansi dan seluruh stakeholder mendukung progam dan Visi Tanjung Balai EMAS yang hasilnya benar benar dirasakan masyarakat manfaatnya, tutup Wali Kota Tanjung Balai.***Yuswan Efendi