MEDAN || Banjir melanda hampir seluruh Kota Medan akibat curah hujan tinggi dalam empat hari dan meluapnya air sungai sehingga di beberapa titik mengalami banjir hampir sedada orang dewasa, mengakibatkan sejumlah warga terdampak banjir mengungsi. Ditambah, listrik dan jaringan internet padam sehingga masyarakat terganggu berkomunikasi, (27-28/11/2025).
Setelah pasca banjir tersebut, air Perumda Tirtanadi terpaksa mati akibat terendamnya pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) sehingga masyarakat pelanggan resah karena kekurangan air bersih di rumahnya.
Adalah Kepala Cabang (Kacab) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Oktavia Anggraini terjun
langsung mendistribusikan air bersih ke warga pasca banjir tersebut.
“Alhamdulillah buk Kacab terimakasih sudah datang mendistribusikan air bersih ke tempat kami,”ujar Rahman salah seorang pelanggan Tirtanadi penduduk Pasar 2 Barat Komplek Mediterania Medan Marelan, Sabtu (29/11/2025).
Dikatakan Reni (panggilan akrab Kacab) pasca banjir sangat banyak permintaan tangki air bersih untuk keperluan minum, mandi dan cuci kakus.
“Setelah banjir ini kami sangat berusaha mendustribusikan air bersih agar masyarakat pelanggan tenang dalam beraktifitas sehari – hari,”ujar Reni.
Selain itu Reni berharap kepada masyarakat pelanggan dapat memanfaatkan air bersih yang didistribusikan dengan hemat.***WASGO










