Menjadi Anggota DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis Siap Memberikan yang Terbaik kepada Masyarakat

Politik46 Dilihat

MEDAN || Perjalanan seorang politisi muda tidak pernah mudah. Dibutuhkan keteguhan hati, semangat melayani, dan kepercayaan diri untuk mampu bertahan serta memberikan warna baru dalam dunia politik, khususnya di daerah. Hal itulah yang kini dijalani M. Afri Rizki Lubis, sosok energik yang dipercaya menjadi Anggota DPRD Kota Medan.

Bagi Rizki—begitu ia akrab disapa—terpilih menjadi wakil rakyat bukanlah semata capaian pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyadari, masyarakat Kota Medan memiliki ekspektasi tinggi kepada para wakilnya di legislatif, terutama dalam memperjuangkan kepentingan publik, meningkatkan kesejahteraan, serta memastikan kebijakan pemerintah berjalan adil dan merata.

Latar Belakang dan Perjalanan Hidup

M Afri Rizki Lubis lahir dan besar di Kota Medan. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Semasa remaja, Rizki sudah akrab dengan aktivitas organisasi kepemudaan di lingkungannya. Dari situ, ia belajar arti kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Ketertarikan pada dunia politik datang secara natural. Ia melihat bagaimana kebijakan pemerintah dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Dari hal kecil seperti ketersediaan jalan yang layak, pelayanan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi, semuanya membutuhkan keberpihakan politik. Kesadaran inilah yang mendorong Rizki menekuni jalur politik dan akhirnya maju sebagai calon anggota DPRD Medan.

“Bagi saya, politik adalah jalan pengabdian. Dengan masuk ke DPRD, saya ingin suara masyarakat yang mungkin selama ini tidak terdengar bisa saya sampaikan di ruang kebijakan,” ujar Rizki dalam sebuah kesempatan wawancara.

Visi dan Komitmen

Sebagai legislator muda, Rizki membawa visi “Mewujudkan Medan yang lebih baik, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat kecil.” Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi warga, khususnya di bidang infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, banyak persoalan di Kota Medan yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari masalah banjir yang tidak kunjung usai, persoalan sampah yang masih jadi pekerjaan rumah, hingga pengangguran dan rendahnya daya saing UMKM. Semua itu menuntut kerja sama yang kuat antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan.

“Sebagai wakil rakyat, tugas saya adalah memastikan kebijakan yang dibuat pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Jangan sampai ada program yang tidak menyentuh persoalan mendasar warga,” tegasnya.

Kedekatan dengan Konstituen

Keberhasilan Rizki melenggang ke kursi DPRD Medan tak lepas dari kedekatannya dengan masyarakat. Ia dikenal rajin turun ke lapangan, berdialog langsung dengan warga, dan mendengar keluhan mereka tanpa sekat. Baginya, seorang wakil rakyat tidak boleh berjarak dengan rakyatnya.

“Kalau kita ingin memahami apa yang dirasakan masyarakat, ya kita harus hadir di tengah mereka. Jangan hanya duduk di kantor atau sekadar menghadiri rapat. Mendengar suara rakyat itu penting, karena mereka yang merasakan langsung dampak kebijakan,” ucap Rizki.

Masyarakat di daerah pemilihannya mengaku senang memiliki wakil yang mudah ditemui. Rizki tidak segan menghadiri acara-acara kecil di kampung, seperti gotong royong, pengajian, hingga kegiatan olahraga. Kehadirannya membuat warga merasa diperhatikan, sesuatu yang jarang mereka rasakan dari politisi sebelumnya.

Fokus pada Generasi Muda dan UMKM

Salah satu perhatian besar Rizki adalah pembangunan generasi muda. Menurutnya, anak muda Medan punya potensi besar jika diberikan ruang untuk berkembang. Ia berencana mendorong lebih banyak program pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, serta akses pendidikan yang lebih merata.

Selain itu, Rizki menaruh perhatian pada UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kota. Ia menilai, banyak pelaku usaha kecil membutuhkan dukungan dalam hal permodalan, pemasaran, hingga pendampingan digital. DPRD, menurutnya, harus menjadi jembatan agar UMKM bisa naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“UMKM adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Kalau UMKM kuat, ekonomi rakyat ikut bergerak. Itulah sebabnya, saya akan fokus memperjuangkan kebijakan yang pro-UMKM,” tuturnya.

Politik sebagai Jalan Pengabdian

Bagi Rizki, politik bukan soal kekuasaan, melainkan soal pengabdian. Ia menekankan bahwa dirinya maju ke DPRD bukan untuk mengejar popularitas atau keuntungan pribadi, melainkan untuk memastikan suara rakyat benar-benar terwakili.

Ia sadar, kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar. Sekali kepercayaan itu hilang, sulit untuk mendapatkannya kembali. Karena itu, Rizki berusaha menjaga integritas, bekerja transparan, dan melibatkan masyarakat dalam setiap langkah yang ia ambil.

“Kejujuran adalah prinsip yang tidak bisa ditawar. Saya ingin membuktikan bahwa politik bisa dijalankan dengan cara yang bersih dan tulus,” kata Rizki.

Harapan dan Masa Depan

Menatap masa depan, Rizki berharap DPRD Medan semakin responsif dan produktif dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. Ia menginginkan DPRD hadir sebagai lembaga yang benar-benar menjadi rumah aspirasi rakyat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk membangun Medan. Menurutnya, tantangan kota sebesar Medan tidak bisa ditangani sendiri, melainkan butuh gotong royong semua pihak.

“Medan ini milik kita bersama. Kita harus bergandengan tangan untuk menjadikannya kota yang nyaman, maju, dan sejahtera bagi semua warganya,” ujarnya.

Suara Warga untuk Rizki

Beberapa warga mengungkapkan harapannya kepada Rizki. Siti Aminah misalnya, seorang pedagang kecil ketika ditanya seputar sosok muda ini dan mengaku pada pemilihan legislatif lalu mencoblosnya (M Afri Rizki Lubis), berharap Rizki benar-benar bisa memperjuangkan nasib UMKM. “Kami butuh akses modal dan pelatihan. Kalau ada wakil rakyat seperti beliau yang mau peduli, kami pasti senang,” katanya.

Begitu juga salah seorang mahasiswa di Medan, mengaku bernama Firmansyah Lubis menilai Rizki bisa menjadi teladan bagi anak muda. “Bang Rizki itu masih muda, tapi sudah berani masuk politik. Itu memberi inspirasi bagi kami. Semoga dia tidak lupa sama rakyat yang memilihnya,” ujarnya.

Penutup

M Afri Rizki Lubis kini memikul amanah besar sebagai anggota DPRD Medan. Tantangan di hadapannya tidak kecil, tetapi dengan semangat muda, kepedulian sosial, dan komitmen melayani, ia optimis mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Seperti yang sering ia sampaikan, menjadi anggota DPRD bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Dengan dukungan masyarakat, Rizki siap menorehkan karya nyata untuk Kota Medan.***Penulis Adi Wasgo (wartawan informasiterpercaya.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *