India dan Bengkulu Jajaki Bidang-Bidang Baru Kerja Sama

Medan0 Dilihat

MEDAN || Konsul Jenderal India di Medan, Bapak Ravi Shanker Goel, menjadi tuan rumah jamuan makan malam untuk menghormati Gubernur Bengkulu, Yang Mulia Bapak Helmi Hasan, beserta delegasinya pada Kamis 23 Juli 2026 di Medan.

Gubernur beserta istri didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, serta para pejabat senior Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kedua belah pihak mengadakan pembahasan yang produktif mengenai perluasan kerja sama antara India dan Provinsi Bengkulu, termasuk di bidang kebudayaan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, konektivitas, serta pertukaran antarmasyarakat (people-to-people exchanges).

Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Konsul Jenderal dan menegaskan kembali minat besar Provinsi Bengkulu untuk memperkuat kemitraannya dengan India. Dalam pembahasan tersebut, Gubernur mengusulkan penyelenggaraan kegiatan Yoga di Bengkulu bekerja sama dengan Konsulat Jenderal India.

Konsul Jenderal juga memberikan penjelasan kepada Gubernur mengenai kegiatan Hari Ayurveda yang akan diselenggarakan bersama Universitas Sumatera Utara guna mendorong kerja sama di bidang pengobatan tradisional serta mengundang Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kedua belah pihak membahas peluang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Ayurveda, Jamu, dan praktik kesehatan tradisional melalui program-program kolaboratif di masa mendatang.

Menyadari peran perfilman dalam memperkuat pemahaman budaya, Gubernur menyatakan ketertarikannya terhadap penyelenggaraan pemutaran film India secara rutin di Bengkulu setiap Sabtu malam. Inisiatif ini diharapkan dapat mendekatkan perfilman India kepada masyarakat setempat sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan keberagaman budaya India serta memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Promosi pariwisata juga menjadi salah satu topik utama dalam pembahasan. Konsul Jenderal menyampaikan informasi mengenai program promosi pariwisata yang akan diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal di Medan dan mengundang Provinsi Bengkulu untuk berpartisipasi dalam mempromosikan potensi pariwisatanya. Kedua belah pihak sepakat bahwa penguatan kerja sama di bidang pariwisata akan berkontribusi pada peningkatan pertukaran antarmasyarakat serta menciptakan peluang-peluang baru untuk kerja sama.

Gubernur Helmi Hasan juga menyampaikan visinya untuk meningkatkan konektivitas regional, termasuk konektivitas perkeretaapian. Menurutnya, konektivitas tersebut akan mempermudah pariwisata, meningkatkan aksesibilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Pembahasan juga mengeksplorasi peluang untuk memperkuat kerja sama akademik antara Universitas Bengkulu dan institusi pendidikan tinggi di India. Kedua belah pihak menyatakan minat untuk membangun hubungan kelembagaan dan meningkatkan pertukaran pendidikan guna mendorong kerja sama yang lebih erat di bidang pendidikan tinggi.

Kerja sama di bidang kesehatan juga menjadi salah satu topik penting dalam pembahasan. Gubernur menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan institusi kesehatan terkemuka di India, termasuk Apollo Hospital. Kedua belah pihak membahas peluang untuk berbagi pengetahuan, pertukaran tenaga profesional, layanan medis spesialis, serta penguatan kapasitas di bidang kesehatan.

Konsul Jenderal juga mengunjungi stan Provinsi Bengkulu pada acara Sumatra Investment yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2026 di Medan, di mana beliau juga bertemu dengan Gubernur Bengkulu beserta timnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan penegasan kembali komitmen kedua belah pihak untuk menerjemahkan hasil pembahasan menjadi berbagai inisiatif nyata yang akan semakin memperkuat kerja sama antara India dan Bengkulu di berbagai sektor.

Konsul Jenderal menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Helmi Hasan, Wahyu Yuwana Hidayat selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, serta seluruh anggota delegasi atas pembahasan yang konstruktif, dan menyatakan keyakinannya bahwa pertemuan tersebut akan membuka jalan bagi kemitraan kelembagaan yang lebih kuat dan hubungan antarmasyarakat yang lebih erat, sehingga semakin berkontribusi terhadap berkembangnya Kemitraan Strategis Komprehensif India–Indonesia.***WASGO/REL