MEDAN || Anggota DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution, SE, MM dari Fraksi PAN DPRD Medan kembali melaksanakan Penyelenggaraan Pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tahun 2026 dengan dihadiri kebanyakan ibu-ibu, Minggu (12/7/2026) di Jalan Alumunium Raya Kawat 5 Nomor 50 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli.
Edwin Selanjutnya menjelaskan, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila dihadapkan pada tantangan baru. Karenanya, sosialisasi nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan bukan hanya menjadi tanggung jawab negara. Tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.
Oleh karena itu, kata Edwin, kegiatan sosialisasi Idiologi Pancasila dan Wasbang sangat relevan dilakukan saat ini, mengingat di tengah masyarakat beragam suku, agama, dan budaya, sehingga membutuhkan penguatan nilai persatuan dan toleransi untuk mampu memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan di tengah masyarakat serta menjaga keutuhan bangsa.
Menurut Edwin, Pancasila bukan cuma jadi dasar hukum, tapi juga berfungsi sebagai ideologi negara yang mengarahkan tindakan dan kebijakan pemerintahan. Sebagai ideologi, Pancasila memberikan panduan untuk membangun bangsa dan negara dengan tujuan menciptakan keadilan sosial serta kesejahteraan bagi semua rakyat.
Dengan kondisi ini, menurut Edwin yang juga Sekretaris PAN Medan ini, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dan dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, mengutamakan persatuan, serta membangun demokrasi yang berkeadilan”ujarnya.
Karena itu lanjutnya, penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Generasi muda perlu diberikan pemahaman yang baik tentang sejarah bangsa, perjuangan para pendiri negara, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai Pancasila secara nyata harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato yang bersejarah oleh Soekarno. Inilah mengapa tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Fungsi Pancasila itu, selain jadi dasar negara, Pancasila juga berperan sebagai ideologi dan pandangan hidup yang mengarahkan masyarakat dalam berperilaku. Selain itu, Pancasila juga berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa, membantu menciptakan norma dan nilai yang mendukung kerukunan di tengah perbedaan yang ada.***WASGO
