JAKARTA || Vidi Aldiano masih meninggalkan kesan dan kenangan yang indah untuk keluarga dan sahabat. Beberapa pekan setelah kepergiannya, publik masih terus berduka dan mengingat lagi kebaikan hati sang musisi.
Memasuki pekan kedua setelah Vidi Aldiano meninggal, ayahandanya, Harry Kiss, menceritakan betapa tinggi perhatian publik terhadap putranya di media sosial.
Menurutnya, konten tentang Vidi Aldiano masih mendominasi media sosial dengan dominasi hal-hal positif. Hal ini ia ketahui setelah melihat langsung data pemantauan digital.
“Alhamdulillah sampai sekarang di media sosial, dari hari pertama sampai hari ketujuh, saya lihat di war room Mabes Polri, ternyata Vidi itu tingkat keterlihatannya mencapai 98 persen,” kata Harry Kiss saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (22/3/2026).
Bukan hanya itu, Harry Kiss juga menyebut, hampir seluruh beranda media sosial atau FYP dipenuhi oleh cerita-cerita baik tentang almarhum putranya tanpa diwarnai kabar negatif.
Bagi Harry, tingginya kabar positif tersebut menjadi bukti julukan Duta Persahabatan yang selama ini melekat pada Vidi Aldiano memang bukan tanpa alasan.
Dia menilai kebaikan sang putra diakui oleh banyak orang dari berbagai kalangan.
“Ya, dia (Vidi) baik. Yang bersaksi Vidi baik itu gak cuma kalian, tapi banyak sekali,” tutur Harry.
Seperti diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun. Pelantun lagu Status Palsu itu mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium lanjut selama tujuh tahun.
Hingga kini, doa dan simpati masih terus mengalir untuk keluarga yang ditinggalkan, termasuk istrinya, Sheila Dara Aisha.***DTK
