MEDAN || Batik bermotif Daun Serdang menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026. Kain batik khas yang mengangkat kekayaan flora daerah tersebut dipamerkan di salah satu stan UMKM dan mendapat perhatian masyarakat karena memadukan nilai budaya dengan sentuhan desain modern.
Motif Daun Serdang merupakan salah satu corak yang terinspirasi dari kekayaan alam Kabupaten Deli Serdang. Melalui pameran di PRSU 2026, para perajin berupaya memperkenalkan batik lokal kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional.
Selama penyelenggaraan PRSU 2026, Agung Wiguna salah satu dipercaya menjaga stand di Pavilliun Deliserdang mengungkapkan, pengunjung tampak antusias melihat beragam koleksi batik yang ditampilkan.
“Selain dijual dalam bentuk kain, motif Daun Serdang juga diaplikasikan pada berbagai produk fesyen, seperti kemeja, blus, syal, tas, hingga aksesori, sehingga memiliki nilai tambah dan mengikuti tren pasar,” kata Agung Wiguna ketika ditemui di Pavilliun Deliserdang, Minggu (26/07/2026).
Masih kata Agung Wiguna, PRSU menjadi kesempatan untuk memperluas pemasaran sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha lainnya. “Diharapkan batik motif Daun Serdang mampu bersaing dengan batik dari berbagai daerah di Indonesia melalui kualitas bahan, motif yang khas, serta proses produksi yang tetap mempertahankan nilai tradisional,” harapnya
“Kehadiran batik motif Daun Serdang juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Sumatera Utara,” tambahnya.
Menurutnya, melalui ajang PRSU, pelaku UMKM memperoleh ruang promosi yang lebih luas sehingga mampu meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada wisatawan yang berkunjung,” katanya.
Pengunjung mengaku bernama Erawaty Tampubolon disampingi rekannya Hanny Lubis dan Sari Ningsih mengungkapkan tertarik dengan keunikan motif yang menggambarkan keindahan daun sebagai simbol kesuburan dan kekayaan alam Deli Serdang.
Selain memiliki nilai estetika, lanjutnya, batik motif tersebut dinilai cocok digunakan dalam berbagai kesempatan, baik acara resmi maupun kegiatan sehari-hari.
“PRSU 2026 terus menjadi wadah promosi bagi produk-produk unggulan dari kabupaten dan kota di Sumatera Utara,” sebutnya.
Kehadiran batik motif Daun Serdang menjadi bukti bahwa kreativitas pelaku UMKM mampu menghadirkan produk berkualitas yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berperan dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah.***WASGO
