Bapenda Paparkan Medan QRESTO di Benchmarking dan Sharing Best Practice ETPD

Medan15 Dilihat

MEDAN || Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus mendorong percepatan digitalisasi penerimaan daerah melalui pengembangan berbagai inovasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Bapenda Kota Medan dalam kegiatan Benchmarking dan Sharing Best Practice Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dalam Mengakselerasi Penerimaan Daerah yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama mitra kerja di Kota Medan. Kegiatan utama berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Adimulia Hotel Medan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian hadir sebagai narasumber yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah, Popy Maya Syafira, didampingi Kepala Bidang HRH, Irfan Parlindungan Lubis. Bapenda Kota Medan membawakan materi bertajuk “Strategi, Inovasi, dan Lesson Learned dalam Akselerasi Penerimaan Daerah” yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Dalam pemaparannya, Bapenda Kota Medan memperkenalkan Medan QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sebuah inovasi digital dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah, khususnya pada sektor makanan dan minuman. Melalui teknologi tersebut, transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan mekanisme split payment, sehingga bagian pajak dapat secara otomatis dipisahkan dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah.

Sementara itu, kegiatan juga menghadirkan materi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengenai success story dan dukungan Bank Indonesia dalam mendorong ETPD, serta PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) yang membahas sinergi dan kontribusi BPD Sumut sebagai bank RKUD dalam mendorong digitalisasi dan percepatan implementasi transaksi non-tunai.***WASGO