Raker DPRD Medan 2026 Digelar, Wong: Dorong Transformasi Fungsi Dewan Melalui Inovasi dan Digitalisasi

Politik0 Dilihat

SIBOLANGIT || DPRD Kota Medan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 dengan tema “Transformasi Fungsi DPRD Kota Medan Melalui Inovasi dan Digitalisasi Guna Membawa Akselerasi Pembangunan Kota Medan Yang Maju dan Inklusif”.

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menegaskan, Raker ini menjadi komitmen bersama dalam merumuskan program kerja DPRD Kota Medan untuk satu tahun ke depan.

“Raker ini menjadi momen perencanaan kerja DPRD Medan untuk satu tahun ke depan dalam menerjemahkan aspirasi rakyat yang terukur dan akuntabel yang berdampak nyata bagi pembangunan Kota Medan,” ujar Wong Chun Sen saat pembukaan Raker di The Hill, Sibolangit, Deliserdang, Minggu (2/8/2026).

Ia menekankan kepada seluruh peserta Raker agar meninggalkan cara-cara lama. Trifungsi dewan harus mengakselerasi laju pembangunan Kota Medan, yang tidak hanya membangun secara fisik tapi juga menyentuh masyarakat pinggiran, lansia, dan anak-anak.

“Kita ingin Kota Medan tumbuh menjadi kota yang digital dan modern, serta generasi yang cerdas dan sehat,” tegasnya.

Menurut Wong, Raker ini memiliki arti strategis. Dibutuhkan pemikiran konstruktif dan kritis dalam mengawal anggaran agar berjalan transparan, mendorong lahirnya Perda yang mendorong pembangunan kota, serta memastikan Perda yang sudah disahkan dapat diimplementasikan Pemko Medan.

“Hasil Raker ini akan jadi masukan utama yang dapat diimplementasikan Sekretariat DPRD Kota Medan. Kami harap transformasi digital DPRD Medan menjadi jembatan perkuat mitra strategis dengan Pemko Medan,” ujarnya.

“Semoga kerja keras menjadi ladang pengabdian bagi masyarakat Kota Medan yang kita cintai,” pungkas Wong.

Wali Kota Medan: Jangan Bekerja Biasa-Biasa Saja, Harus Gerak Cepat

Wali Kota Medan, Rico Waas yang hadir dalam Raker tersebut mengatakan jika Raker dimaknai dengan baik, hasilnya juga akan baik.

“Kami harap Raker ini bisa jadi ruang berpikir yang serius dan matang, agar pola kerja DPRD dan Pemko Medan akan semakin baik,” ujar Rico Waas.

Ia menegaskan DPRD Medan dipercaya masyarakat untuk menghasilkan produk hukum daerah yang baik. Karena itu, ia meminta peserta Raker menyerap insight dari para narasumber.

“Pola kerja kita tidak bisa biasa-biasa saja, harus gerak cepat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Rico memaparkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemko Medan dan mengajak DPRD berkolaborasi merancang pembangunan.

“Perlu kolaborasi besar tentang rencana pengembangan investasi kita. Kami mengajak dewan, merancang bersama pembangunan Kota Medan,” katanya.

Menurut Rico, Kota Medan sebagai kota besar di bagian barat Indonesia memiliki potensi besar. Jika marketnya tidak diambil, Medan akan menjadi kota biasa saja. Namun jika diambil, PAD akan meningkat dan masyarakat lebih sejahtera.

“Hingga kini, banyak sekali pelaku UMKM yang berkembang. Ini harus dijaga agar peningkatan ekonomi tidak stagnan, apalagi menurun,” jelasnya.

Rico juga menekankan efektivitas dan efisiensi kerja serta membuka komunikasi langsung dengan anggota dewan.

“Bila ada permasalahan di Dapil anggota dewan masing-masing, jangan segan-segan WA saya. Silakan hubungi saya langsung. Mulai dari Trantibum, masalah infrastruktur dan lainnya. Semoga hubungan eksekutif dan legislatif bisa lebih erat lagi,” tutupnya.

Sementara Ketua Panitia Raker DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit menjelaskan Raker 2026 ini berdasar PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Perda Nomir 21 Tahun 2025, serta Hasil Badan Musyawarah DPRD Kota Medan dan lainnya

“Tujuan Raker ini untuk penyusunan dan pelaksanaan program kerja DPRD Kota Medan Tahun Anggaran 2027, optimalisasi fungsi dewan dalam pembentukan Perda, serta sinergi dengan Pemko Medan,” ujarnya.***WASGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *