JAKARTA || Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan sepekan ini. Pelemahan IHSG juga berdampak pada menurunnya kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 23-27 Februari 2026.
Berdasarkan data BEI, indeks saham melemah 0,44% yang ditutup pada level 8.235,485, dari posisi 8.271,767 di pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI ikut melorot sebesar 1,03%.
“Kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 1,03% menjadi triliun Rp 14.787 dari Rp 14.941 triliun pada pekan sebelumnya,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan tertulis Sabtu (28/2/2026).
Rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga mengalami perubahan sebesar 3,72% menjadi 2,95 juta kali transaksi dari 3,06 juta kali transaksi di pekan sebelumnya.
Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2), asing melakukan jual bersih yang memperdalam tren net foreign sell sepanjang tahun 2026.
“Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 694,22 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 9,51 triliun,” jelasnya.
Ia menambahkan, BEI mencatat peningkatan pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 25,35% menjadi Rp 29,52 triliun dari Rp 23,89 triliun di pekan sebelumnya. Peningkatan juga tercatat pada rata-rata volume transaksi harian BEI pada pekan ini sebesar 8,55% menjadi 51,02 miliar lembar saham dari 47 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.***DTK










