29 Agustus 2022

Rapat Paripurna Terkait Ranperda, Perangkat Daerah Diminta Tindaklanjuti Hasil Raker DPRD Kota Medan

MEDAN || DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Inovasi Daerah, Senin (29/08/2022) di ruang rapat utama DPRD Kota Medan.

Rapat Paripurna tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Ihwan Ritonga, H Rajuddin Sagala dan HT Bahrumsyah dan dihadiri 30-an Anggota DPRD Kota Medan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM serta sejumlah OPD se-Kota Medan.

Sebelum rapat Paripurna dilangsungkan, Ketua DPRD Kota Medan menyebutkan, jumlah Anggota DPRD Kota Medan yang menandatangani daftar hadir sebanyak 30 orang lebih dari 50 orang anggota dewan. “Artinya, sesuai aturan cukup qorum. Karena lebih dari setengah yang hadir,” kata Hasyim mengawali kata sambutannya.

Usai sambutan Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE, kemudian dilanjutkan pidato Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Medan Aulia Rahman dalam penyampaian Nota Pengantar Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Inovasi Daerah.

Dalam pidatonya, Aulia Rahman mengatakan, pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia telah menghasilkan capaian yang berbeda antar daerah, beberapa daerah berhasil mengembangkan inovasi dalam manajemen pelayanan publik dengan menetapkan manajemen pelayanan yang partisipatif serta mengadopsi pengembangan metodologi pelayanan.

Pelaksanaan otonomi daerah, lanjutnya, memberikan peluang yang seluas-luasnya dalam praktik penyelenggaraan pelayanan di daerah, sehingga setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkreasi dan berinovasi dalam mewujudkan daya saing daerah yang lebih tinggi. Untuk itu, perlu merancang suatu strategi inovasi daerah guna mendukung pembangunan daerah dalam upaya mencari kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Masih katanya, sesuai Undang-undang nomor: 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 386 sampai pasal 390 inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah itu sendiri.

“Dalam mencapai tujuan tersebut, sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam meningkatkan daya saing daerah,” kata Wakil Wali Kota Medan.

Dijelaskannya, bentuk inovasi daerah diartikan semua bentuk pembaharuan untuk peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahaan daerah implementasinya dalam tata kelola pemerintah daerah yakni, penataan tata laksana internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaan unsur manajemen. Kemudian, pelayanan publik meliputi proses pemberian layanan barang/jasa publik serta inovasi jenis dan bentuk barang/jasa serta bentuk inovasi daerah lainnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, usulan inisiatif inovasi daerah dapat berasal dari kepala daerah, aparatus sipil negara (ASN), perangkat daerah dan anggota masyarakat. “Inisiatif inovasi daerah tersebut dilengkapi dengan proposal inovasi daerah yang selanjutnya kepala daerah menetapkan keputusan mengenai inovasi daerah disertai dengan penetapan perangkat daerah sesuai bidangnya untuk ditugaskan melaksanakan uji coba inovasi daerah,” ujarnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut sangat jelas bahwa perlunya suatu regulasi ditingkat daerah Kota Medan yang mengatur tentang inovasi daerah, sehingga inovasi-inovasi yang sudah dilakukan dapat memperoleh legitimasi dan dapat selalu dilakukan evaluasi untuk mengembangkan serta penemuan inovasi yang baru. Sedangkan, Pemko Medan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Medan mengusulkan rancangan peraturan daerah tentang inovasi daerah.

“Kami berharap semoga Ranperda dimaksud dapat kita bahas secara bersama dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dapat melahirkan suatu peraturan daerah yang baik dan tidak bertentangan dengan peraturan peundang-undangan mempunyai kepastian hukum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya dan memberi manfaat bagi kita semua,” ungkap Aulia Rahman.

  • Tindaklanjuti Hasil Raker DPRD Kota Medan

Disamping itu, Wakil Wali Kota Medan juga meminta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan untuk segera merespon dan menindaklanjuti laporan hasil rapat kerja (raker) DPRD Kota Medan. Dengan demikian, diharapkan permasalahan pembangunan yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara dapat diatasi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Mengenai permasalahan pembangunan kota, kata Aulia, perlu adanya kolaborasi dan sinergi seluruh pihak, termasuk kolaborasi antar lembaga. Oleh karenanya, Aulia berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, kebersamaan serta partisipasi yang luas dari seluruh pemangku kepentingan kota harus terus terbangun dan dioptimalkan.

“Kami yakin dengan kolaborasi dan kemitraan yang kokoh antara eksekutif dan legislatif mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan kota sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2016-2021,” kata Aulia Rachman.

Atas nama Pemko Medan, Aulia Rachman selanjutnya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penyampaian laporan hasil raker DPRD Kota Medan tersebut. Oleh karenanya, imbuhnya, Pemko Medan akan berusaha untuk dapat menindaklanjuti dan melaksanakan hasil laporan raker yang telah dilaksanakan DPRD Medan tersebut.

“Raker yang telah diselenggarakan oleh DPRD Kota Medan adalah merupakan salah satu bentuk tri fungsi dewan yaitu fungsi pengawasan, fungsi penganggaran dan fungsi pembentukan Perda. Hasil raker ini juga sangat strategis dan merupakan salah satu wujud nyata dari aspirasi masyarakat yang diwakilinya,” imbuhnya.

Terakhir, Aulia yakin dan percaya bahwa seluruh hasil yang disampaikan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup sosial, ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kota Medan. “Selain itu juga untuk mewujudkan Medan yang berkah, maju dan kondusif,” pungkasnya.

Usai penyampaian Nota Pengantar Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Inovasi Daerah, Pemerintah Kota dan DPRD Kota Medan melakukan penandatanganan naskah.***WASGO

EDITOR: ADI SISWOYO WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*