16 Februari 2022

IHWAN RITONGA TAK INGIN JAUH DARI RAKYATNYA

Wakil Ketua DPRD Kota Medan Priode 2019-2024, H Ihwan Ritonga SE MM

DI DUNIA perpolitikan khususnya di Kota Medan siapa yang tidak kenal dengan Ihwan Ritonga. Penampilan sehari-harinya cukup sederhana, meski dirinya memiliki perekonomian yang cukup mapan. Namun hal itu, bagi dirinya tidak menjadi suatu kebanggaan jika tidak selalu dekat dengan rakyatnya.

Itulah sosok H Ihwan Ritonga SE MM dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pimpinan H Prabowo Subianto saat ini diberi amanah kembali terpilih menjadi wakil rakyat priode-2019-2024, dengan posisi menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari partai berlambang burung garuda tersebut.

Ihwan Ritonga kelahiran 20 Januari 1981 ini memiliki seorang isteri bernama Hj Ina Faedah Nasution SH MH dan dikarunia tiga putra yakni: Pertama. M Yazid Ritonga, Kedua. Fakhira Aqilah Ritonga dan Ketiga adalah M Farid Ritonga.

Dari pengamatan penulis, Ihwan Ritonga genap berusia 38 tahun ini sudah memiliki wawasan yang cukup luas sehingga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Bukan hanya itu saja, Beliau ini dikenal sebagai sosok yang tegas dan sekaligus lembut, sopan dan menghargai yang senior darinya.

Apalagi, jika dilihat dari cara kerjanya, politisi Partai Gerindra satu ini bekerja dan bersikap begitu santun dan di dalam pikirannya hanya kesejahteraan rakyat. Sebab, dia (Ihwan Ritonga) terpilih menjadi wakil rakyat untuk kedua kalinya tidak terlepas dari peran serta rakyat. Makanya, jika ada timbul permasalahan yang menimpah rakyat langsung turun ke lapangan untuk melihat secara langsung apa yang terjadi sebenarnya. Sebab, Dia tidak mau mendengar informasi dari orang lain. Itulah, Ihwan Ritonga selalu ingin dekat dengan rakyatnya.

Ternyata, Ihwan Ritonga sebelum menjadi anggota dewan pun sudah banyak yang simpati melihatnya dikarenakan sepak terjangnya selalu peduli dengan rakyat. “Soal sosial jangan diragukan. Pokoknya, dia selalu membantu rakyat tanpa pamrih,” kata Rahmad ketika bincang-bincang di kawasan Jalan Bromo Ujung Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai.

Disebutkan, nama Ihwan Ritonga cukup dikenal di Jalan Bromo Ujung dan sekitarnya. “Dia dikenal bukan karena kesombogannya, melainkan kedermawaannya, kepeduliannya dan kesosialannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih menariknya lagi, lanjut Rahmad, dalam setiap perkataan dalam berbagai kesempatan (acara) selalu sarat dengan makna dan tentunya memiliki pesan tersendiri. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang menarik, di mana kita bisa mendapatkan banyak inspirasi dari setiap perkataannya tersebut. Selain sosoknya yang sederhana, kita bisa mengenal Ihwan Ritonga melalui perkataannya yang selalu sarat makna.

Dibalik sosoknya yang sederhana dan selalu peduli dengan rakyatnya serta memiliki wawasan yang cukup luas itu, Frima Hasibuan mengaku penduduk Panglima Denai berkeyakinan bahwa Ihwan Ritonga memiliki mimpi yang begitu besar kepada rakyat Kota Medan selalu sejahtera dan bahagia. Disamping itu, beliau (Ihwan Ritonga) menginginkan masyarakat Kota Medan bisa meraih cita-citanya masing-masing baik untuk diri sendiri ataupun untuk daerahnya. Selain itu, Ihwan Ritonga juga menginginkan rakyat Kota Medan bisa memiliki hak yang sama dimata hukum, apapun golongannya.

“Saya nyakin Pak Ihwan Ritonga memiliki mimpi itu,” kata Hasibuan, seraya mengatakan, untuk 2020 mendatang dirinya siap mendukung Ihwan Ritonga menjadi Wali Kota Medan priode 2020-2025. “Ihwan Ritonga bersama rakyat pasti bisa membangun Kota Medan ke depan lebih baik lagi,” harapannya.

Menurutnya, rakyat masih membutuhkan perhatian dan juga cinta dari pemimpinnya dan seorang pemimpin harus memenuhi kreteria yang dimiliki Ihwan Ritonga. Sebab, hanya dengan begitu rakyat merasa dicintai dan akan belajar mencintai semua yang ada di sekitarnya.

Ditambahkan, jika kita ingin kesuksesan yang mudah, maka kita tidak saling bergandeng tangan dan saling bahu membahu. Dengan demikian, seberat apapun dia akan mudah menyelesaikannya. “Hambatan pasti akan muncul, tapi jika kita bersatu padu maka hambatan itu akan hilang,” katanya.

Sementara, Sutedjo mengatakakan, hidup ini hanya sekali, maka berbuat baiklah kepada semua orang niscaya kalian akan mendapat imbalan yang memuaskan dari Allah SWT. Tapi sebaliknya, kalian akan mendapat ganjaran dari Allah SWT karena menyia-nyiakan hidupmu dengan melakukan hal-hal yang dilarang Allah SWT,” kata salah satu tokoh masyarakat Kota Medan ini.*** PENULIS: ADI SISWOYO WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*