19 Februari 2020

Jadi Kontroversi, DPR Janji Cermati RUU Ketahanan Keluarga

RANCANGAN Undang-Undang Ketahanan Keluarga menuai kontroversi. Beberapa hal yang menimbulkan kontroversi ialah pasal tentang pengaturan peran istri, kewajiban homo seksual dan keluarganya untuk melapor, hingga larangan aktivitas seksual Bondage and Discipline, Sadism and Masochism (BDSM).

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco, mengatakan DPR tak ingin ada UU yang nantinya menimbulkan kontroversi di masyarakat. Karena itu, ia mengatakan DPR akan mencermati setiap pasal dalam RUU tersebut dengan sangat hati-hati.

“Tentunya RUU Ketahanan Keluarga itu adalah usulan perseorangan, bukan usulan dari fraksi, yang nantinya akan kita sama-sama cermati. Kita juga tidak ada ingin ada UU yang kemudian nanti menuai kontroversial yang menurut beberapa kalangan ada beberapa hal yang perlu dicermati,” ujar Dasco, di gedung DPR, Jakarta, Rabu, (19/02/2020).

Ia juga mengajak semua pihak agar dapat mengawal dan mencermati isi dari RUU tersebut. Dengan begitu nantinya hasil pembahasan dapat diterima semua kalangan masyarakat.

“Karena ada beberapa kontroversi, kita akan sama-sama cermati dalam pembahasan dan sinkronisasi di Baleg DPR,” ujar Dasco.

Saat ini, RUU Ketahanan Keluarga diketahui telah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020. RUU Ketahanan Keluarga masuk sebagai prioritas yang akan dibahas bersama dengan 49 RUU lainnya.***MIOL

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*