30 Januari 2020

Selundupkan Sabu Dalam Sepatu

DELAPAN KURIR SABU DIAMANKAN BC BATAM

BATAM | INFORMASITERPERCAYA.COM

Delapan orang penumpang kapal Kelud diamankan petugas Polisi bersama Bea dan Cukai Kota Batam di Pelabuhan Batu Apar Kota Batam. Mereka kedapatan hendak menyelundupkan sabu dari Batam ke Jakarta.

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Batam Susila Brata saat dikonfirmasi, Rabu (29/1/2020) membenarkan adanya penangkapan para tersangka ini. Sejauh ini, Delapan tersangka masih dalam proses pemeriksaan oleh bagian Penindakan dan Penyidikan (P2) BC Batam.

“Saya mendapatkan informasi kaalau ada tadi penangkapan delapan orang tersangka. Sejauh ini bagian P2 BC Batam sedang melakukan pemeriksaan,” sebut Susila Brata saat dikonfirmasi.

Menurur Susila, sabu yang dibawa sekitar 4,04 kg. Mereka menyelundupkan sabu lewat sepatu mereka. “Modusnya sama seperti tangkapan kita di bandarada beberapa waktu lalu,” lanjut Susila.

Pantauan di Kantor BC Batam, para pelaku diperiksa secara bersamaan di sebuah ruangan. Mereka terlihat pucat dan beberapa kali mengungkapkan pengakuan yang berbeda kepada penyidik BC Batam.

Hanya saja, mereka tidak bisa berkutik lagi setelah barang bawaan tersebut memang ada pada mereka. Semua barang bawaan mereka di geledah, dari kantong celana, tas bawaan, sepatu hingga isi dalam baju mereka.

Setiap mereka membawa sabu dengan jumlah berat yang berbeda. Setelah disatukan, berat total sabu tersebut sekitar 4,04 kg.

Setelah pemeriksaan dari BC Batam ini, kasus ini akan di limpahkan ke Satresnarkoba Polresta Barelang.

Delapan Kurir sabu yang diamankan Petugas BC Batam mempunyai cara sendiri agar barang bawaannya tidak terendus oleh anjing pelacak.

Mereka melewati mesin X-Ray detik-detik terakhir saat semua orang sudah berangkat.

Selain itu, sepatu yang mereka kenakan juga disemprot dengan menggunakan parfum untuk menghalangi penciuman Anjing pelacak.

“Awalnya tujuh orang lolos dari X-ray karena mereka tidak menyimpan barang haram itu didalam tas mereka,” sebut Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Batam Susila Brata, Rabu (29/1/2020) sore.

Di sini kejelian Anggota BC Batam dan Polisi KKP di Pelabuhan di Uji. Salah seorang kurir dicurigai oleh Anggota BC Batam karena gerak-gerik yang cukup mencurigakan. Kemudian petugas memeriksa tas bawaan penumpang tersebut.

Awalnya petugas tidak menemukan apa-apa. Hanya saja didalam tas ada bungusan plastik kecil yang mencurigakan. “Di dalam tas juga ada kotak sepatu. disana kami mulai curiga, dan petugas meminta penumpang itu untuk membuka sepatu,” lanjutnya.

Ketika membuka sepatu, pelaku mulai gemetaran dan terliahat panik. Petugas kemudian menggiringnya ke ruangan pemeriksaan. Barulah terbongkar disana kalau pelaku membawa sabu dibawah sepatunya.

Penyidik mulai menekan pelaku dengan menggunakan teknik wawancara. Ia mengatakan ada satu orang teman lainya yang sudah lolos. “Dari pengakuan 1 orang menjadi 2 kemudian 3 orang dan sampai 8 orang,” sebutnya.

Setelah itu mereka juga mengatakan kalau sengaja menyemprotkan parfum di sepatu mereka agar tidak terlacak oleh anjing pelacak. “Memang terlewat dari pantauan anjing pelacak, karena sudah diber parfum sepatu mereka,” sebutnya.***WATI SIAGIAN

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*