22 November 2019

DKSU Kecewa Berat Renovasi Gedung Teater TBSU Dihentikan


MEDAN | informasiterpercaya.com

Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) menilai pemberhentian pelaksanaan renovasi pembangunan gedung teater Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Medan dinilai sepihak. Soal, pembatalan yang dilakukan itu tanpa ada koordinasi kepada DKSU selaku wadah para seniman di Sumatera Utara yang selalu beraktifitas dalam pengembangan seninya di TBSU.

“Kita mendengar informasi pembatalan pelaksanaan renovasi pembangunan gedung teater TBSU dari Denny Elpriansyah SH selaku Kepala UPT TBSU. Padahal, anggaran untuk renovasi tersebut sudah disahkan DPRD Sumut, kok dibatalkan tanpa ada koordinasi ke DKSU,” kata Ketua DKSU Baharuddin Saputra SH ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Jumat (22/11/2019).

Ironisnya, menurut Baharuddin, alasan pembatalan dikarenakan lahan TBSU saat ini adalah milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan. “Kalau itulah alasannya kenapa dari dulu-dulu kok tidak dipermasalahkan, kenapa baru kali ini dibahas,” kata orang nomor satu di DKSU ini.

Sebenarnya, sebut Baharuddin, kondisi gedung teater di TBSU yang selama ini dipergunakan untuk pertunjukkan-pertunjukkan kesenian para seniman di Sumatera Utara khususnya Kota Medan sudah memprihatinkan. Seperti halnya, lanjut Baharuddin, kondisi isi gedung dan ruang mack-up serta toilet di bawah pentas yang tergenang air, sangat kumuh dan sudah tidak pantas digunakan lagi, tapi masih juga diberdayakan karena gedung utama yang dibangun tahun 80an itu belum dilakukan renovasi.

“Berkaca dari kondisi itulah, kami mengharapkan pihak Pemprovsu segera melakukan renovasi supaya jika ada pagelaran teater terasa nyaman. Apalagi, Kota Medan merupakan kota terbesar nomor tiga setelah Jakarta, Bandung dan Surabaya, harus memiliki gedung teater yang represtentatif. nah, itulah yang diiddam-idamkan para seniman di Sumatera Utara,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Ketua DKSU ini, tidak ada urusan dengan Pemko Medan dan Pemprovsu terkait masalah lahan atau bangunannya. “Bagi kami adalah bagaimana pelaksanaan renovasi pembangunan teater di TBSU terwujud. Kami, selalu menerima keluhan dari para seniman terkait renovasi ini. Jadi, kami meminta Pemprovsu segeralah merenovasi gedung teater itu,” pintanya.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Sumadi yang menangani perasetan di Pemko Medan membenarkan, bahwa lahan TBSU saat ini adalah milik Pemko Medan. Sedangkan, Bangunan yang ada di dalam lahan itu adalah milik Pemprovsu. “Memang lahan di TBSU milik Pemko Medan. Dan, pihaknya tidak ada melarang dilakukan renovasi. Silahkan aja dibangun asal untuk kepentingan umum,” katanya.

Namun, ketika ditanya apakah Pemko Medan melarang dilakukan renovasi terhadap gedung teater di TBSU, Sumadi dengan nada lembutnya mengatakan tidak mengetahui masalah itu. “Kami aja tidak tahu adanya renovasi gedung teater di TBSU dan bagaimana pula kami menghentikannya. Yang terpenting adalah lahan itu milik Pemko Medan,” ujarnya.***ADI WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*