6 November 2019

Perekonomian Dunia Ganjang-ganjing

PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN SUMUT IKUT TERGANGGU

MEDAN | informasiterpercaya.com

Kepala Kantor Wilayah Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat mengungkapkan, pertumbuhan perekonomian di Sumatera Utara (Sumut) terganggu dengan gejolak perekonomian dunia yang semakin melemah.

“Untuk menghadapi kondisi ini, perlu adanya sumber daya manusia (SDM) yang piawai dan handal untuk memasarkan komoditas eksport Sumatera Utara ke luar negeri, sehingga roda perekonomian tetap jalan,” kata Wiwiek saat acara Bincang Bareng Media di Doffe Coffe Jalan Tengku Amir Hamzah Medan Rabu (6/11/2019) sore.

Menurutnya, penurunan atau pelemahan ekonomi tersebut bahkan mungkin lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya yang tumbuh 3,2 persen akibat dari dampak perang dagang negara Cina dan Amerika.

Untuk itu, Sumatera Utara harus melihat eksport – eksport ke luar negeri dengan melakukan kerjasama dengan negara Cina dan India, karena ekonomi global itu adalah eksport, seperti CPO, karet, kopi dan perikanan, karena sebetulnya kualitas CPO kita dan komoditas lainya tidak kalah kualitasnya dengan negara lain.

“Makanya, diperlukan negosiator yang piawai untuk melobi kedua negara tersebut agar eksport kita terhadap komoditas – komoditas diatas dapat masuk lebih banyak kenegara tersebut dengan harga yang cukup baik, sehingga kita Sumatera Utara khususnya, dapat menghadapi pelemahan atau penurunan ekonomi global yang terus mengalami penurunan,” terang Wiwiek.

Selain itu, Bank Indonesia juga sudah menurunkan BI 7- Day Reverse Repo Rate atau tingkat suku bunga hingga 5 persen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lainya dengan harapan suku bunga lainnya dapat turun. “Seperti suku bunga untuk kredit kepemilikan rumah dan kredit konsumtif lainnya,”tambah Wiwiek.

Ditambahkannya, kalau sekarang kita ingin kredit rumah, selain bunga kreditnya sudah turun, juga uang Down Paymentnya juga sudah mengalami penurunan, hal ini juga merupakan upaya kebijakan Bank Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi global yang terus mengalami penurunan,”jelasnya.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Siswo Widayat pada saat melaksanakan pertemuan Bincang Bareng Media (BBM) di Medan, Rabu (6/11/2019).***ADI WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*