1 November 2019

BI Tinjau Penggunaan QRIS di Pasar Beruang Medan


MEDAN | informasiterpercaya.com

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi (KPw) Sumatera Utara (Sumut) meninjau penggunaan sistem pembayaran secara non tunai atau uang elektronik berbasis QR Code dengan Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS), di Pasar Beruang, Jl. HOS Cokroaminoto Medan, Kamis (31/10/2019).

Di Pasar Beruang ini sebagian besar pedagang sudah menerapkan transaksi pembayarannya sudah menggunakan QRIS sebagai barcode resmi pembayaran digital yang dikeluarkan BI. Mulai dari pedagang kue, sayuran, penjual tisu, warung makanan dan lainnya sudah melakukan pembayaran menggunakan barcode.

Dalam melakukan usahanya itu para pedagang telah menyiapkan barcode QRIS di lapak masing-masing guna di-scan pembeli saat melakukan transaksi pembayaran secara nontunai.

Saat melakukan peninjauan di pasar tersebut, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat didampingi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo langsung melakukan transaksi menggunakan QRIS di beberapa pedagang di pasar tersebut.

Wiwiek menyebutkan, selain di Pasar Beruang yang menerapkan transaksi menggunakan QRIS, juga ada beberapa pasar tradisional dan tempat makan lainnya di Kota Medan, seperti Pasar Petisah dan sejumlah merchant di Merdeka Walk.

“Untuk di Pasar Beruang ini para pedagang sudah semua menerapkan QRIS yang dapat di-scan melalui aplikasi GoPay atau OVO,” ujarnya.

Menurutnya, ini tentu sangat memudahkan para pembeli maupun pedagang dalam bertransaksi. Pembeli juga tidak perlu membawa uang banyak atau dompet ke pasar. Sehingga lebih aman dan praktis, serta tidak perlu harus menunggu kembalian.

“Kemudahan dengan non tunai, pembeli tidak bawa uang. Cukup bawa HP dan ada paket pulsanya serta aman. Yang penting HP-nya dijaga jangan sampai hilang,” ujar Wiwiek.

Wiwiek menuturkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan grand launching QRIS yang akan diresmikan di awal Januari 2020.

“Kita berharap nantinya akan ada lebih banyak lagi pasar yang menerapkan QRIS, termasuk di kampus, pesantren dan tempat-tempat ibadah,” kata Wiwiek.

Wiwiek mengungkapkan, di minggu pertama Januari 2020, QRIS akan dilaunching serentak di beberapa pasar tradisional di Medan seperti Pasar Petisah, Pasar Beruang, Pasar Sei Sikambing, dan Pusat Pasar.***ADI WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*