29 Oktober 2019

Kata Try Sutrisno Soal Amendemen UUD 1945 dan GBHN


YOGYAKARTA | informasiterpercaya.com

Wapres RI periode 1993-1998, Try Sutrisno, meminta agar Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dikembalikan ke sedia kala. Ia beralasan amendemen yang beberapa kali dilakukan telah mengubah isi UUD negara.

“Istilahnya kaji ulang itu kembali ke undang-undang dasar yang asli, yang asli dikembalikan dulu,” ujar Try kepada wartawan usai sosialisasi kaji ulang perubahan UUD 1945, di Bale Raos Kraton Yogyakarta, Selasa (29/10/2019).

Ia menyarankan materi amendemen UUD 1945 yang sudah dilakukan empat kali dikaji ulang. Materi amendemen yang dinilai cocok di zaman sekarang, kata Try, bisa dipertahankan dengan catatan hanya dijadikan adendum.

“(Materi amendemen) yang tidak cocok jangan ditempelkan di undang-undang dasar, jadikan undang-undang biasa saja. Jadi ini dalam rangka penyempurnaan Undang-Undang Dasar 45 itu boleh saja,” tuturnya.

Eks Panglima ABRI ini sebenarnya tidak alergi dengan amendemen UUD 1945. Hanya saja, lanjutnya, amendemen itu harusnya dimaksudkan untuk menyempurnakan atau melengkapi, bukan mengganti isi UUD 1945.

“Kalau sekarang (amendemen) sudah mengganti (isi UUD 1945), buktinya MPR sudah bukan MPR yang dulu. Sistem kita MPR itu, rakyat yang di situ. Makanya (MPR) tiga (golongan), DPR, utusan daerah dan utusan golongan,” tuturnya.***DTK

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*