23 Oktober 2019

Pasca Dilantiknya Anggota Dewan

AKD HINGGA SAAT INI BELUM SEMPURNA

MEDAN | informasiterprcaya.com

Pasca Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Kelas IA Khusus, Dr Djaniko M H Girsang SH MH, mengambil sumpah/janji 50 Anggota DPRD Kota Medan periode 2019-2024 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (16/9/2019) lalu dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, ternyata hingga saat ini Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum sempurna sebagaimana yang diharapkan.

Akibat dari ketidaksempurnaan AKD itu, maka agenda wakil rakyat yang senyogianya dibahas menjadi terkendala. Hal itu dikarenakan anggota dewan terpilih tidak mengetahui hingga saat ini posisinya dimana (maksudnya di komisi mana duduk-red). Semestinya, setelah dilantiknya menjadi Anggota DPRD beberapa hari kemudian (sepekan) telah mengetahui kerangka komisi yang akan dibentuk. Tapi, kenyataannya sampai sekarang belum ada tanda-tanda pembentukan komisi.

Alat kelengkapan Dewan yang saat ini belum terbentuk pelantikan Ketua DPRD Kota Medan dan wakil-wakilnya serta pembentukan komisi. “Pihaknya, masih menunggu surat dari Gubernur Sumatera Utara. Jika surat tersebut dikirimkan ke kita maka pelantikan Ketua DPRD dan wakil-wakilnya segera dilaksanakan. Lalu, pembentukan komisi-komisi. Hanya, tinggal itu sajanya,” kata Ketua Sementara DPRD Kota Medan, Hasyim SE.

Diakuinya, saat ini AKD yang baru terbentuk hanya fraksi-fraksi yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Demokrat dan Fraksi Persatuan. “Hanya fraksi ini pertama kali terbentuk. Jika komisi belum,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan) Abdul Azis melalui Kabag Perlengkapan dan Perundang-undangan Hj Adila SH Mhum mengatakan, AKD yang belum terbentuk bukan saja di Kota Medan. Untuk Sumut saja, AKD belum sempurna. “Mungkin, se-Indonesia, AKD belum sempurna,” kata Alida ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (23/10/2019).

Masih kata Kabag Perlengkapan dan Perundang-undangan Hj Adila SH Mhum ini, memang untuk pembahasan segala agenda yang menyangkut APBD 2020 belum bisa terlaksana, dikarenakan kurangnya AKD dimaksud di atas. “Memang beginilah kondisinya, dan dalam hal ini tidak perlu saling menyalahkan. Hanya kita berdoa saja supaya jadwal penyempurnaan AKD sesuai harapan kita semua,” harapannya.

Meskipun demikian, lanjut Alida, para anggota dewan tetap melaksanakan tugasnya menerima keluhan dari masyarakat. “Saya akui para anggota dewan tetap menyuarakan aspirasi masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.***ADI WASGO

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*