22 April 2019

Ma’ruf Amin: Ini Pilpres bukan Perang


CAWAPRES nomer urut 01 Ma’ruf Amin menekankan bahwa kegiatan pemilihan presiden (pilpres) bukan perang, namun hanya memilih pimpinan nasional. Segala semuatunya merupakan pilihan rakyat sehingga semua pihak harus legowo dalam menerima keputusan tersebut.

“Pilpres ini bukan perang, tetapi memilih pemimpin nasional. Pemimpin yang terbaik dan sudah sepakat menyerahkan semuanya kepada rakyat. Karena itu sebaiknya kita semua menerima hasil pilihan yang diberikan rakyat,” tutur Ma’ruf Amin di gedung PBNU Jakarta, Senin (22/4/2019).

Ma’ruf Amin juga mengingatkan agar mempercayakan kepada lembaga yang dpercayakan mendapat mandat untuk menghitung jumlah suara. Oleh sebab itu yang menentukan siapa yang menang dan kalah merupakan kewenangan KPU.

Hal yang terpenting menurut Ma’ruf Amin dari perhelatan pemilu adalah semua pihak harus siap menerima hasil pilihan rakyat. Semua pihak termasuk dirinya sejak awal kompetisi telah sepakat untuk siap menerima apapun hasilnya.

“Kita semua (harus) siap menerima hasil, seperti janji waktu awal (kampanye), bahwa kita siap untuk menerima apapun hasilya, perlu ada kesadaran itu,” jelas Ma’ruf Amin.

Oleh sebab itu urgensitas rekonsiliasi usai pemilu bagi Ma’ruf amin menjadi sangat penting. Sebab menurut dirinya keutuhan bangsa harus diutamakan di atas segalanya.

Kepentingan kelompok-kelompok maupun kepentingan pihak pihak tertentu tidak menjadi penting dibandingkan dengan kepentingan nasional.

“Kepentingan bangsa harus dinomer satukan, kita jaga keutuhannya. Karena itu seperti pemilu yang lalu lalu setelah selesai kita tetap utuh kembali dan menyatu dengan rekonsiliasi,” jelas Ma’ruf Amin.

Kiai Ma’ruf juga mengajak para pengurus NU untuk turut mengawal dan merawat negara Indonesia ke depan.

“Agar Indonesia terus aman dan damai, tidak ada konflik-konflik dan mendorong agar bangsa Indonesia lebih sejahtera,” katanya.

Terkait upaya rekonsiliasi, saat ditanyakan apakah dirinya akan menemui Prabowo dalam waktu dekat. Dirinya mengaku saat ini memang belum bertemu, tetapi saat ini sedang diupayakan. Ia meyakini adanya harapan untuk bertemu Prabowo mengikat urgensitas dari rekonsiliasi.***miol

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Subscribe to our Channel