1 April 2019

Jokowi Targetkan Menang Mutlak di Papua dan Papua Barat


CALON presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mematok target cukup tinggi perolehan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Provinsi Papua. Jokowi menginginkan minimal bisa meraup 80% suara pada 17 April mendatang.

“Ya melihat antusias warga papua minimal 80% suara di Papua. Ini angka feeling yah feeling melihat antusias mereka,” kata Jokowi ditemui usai kampanye terbuka di Aimas Convention Centre (ACC), Sorong, Papu Barat, Senin (1/4/2019) malam. Secara khusus untuk di Papua Barat, Jokowi menargetkan suara minimal 85% di pilpres 2019.

Antusiasme warga Papua Barat ditunjukan saat Jokowi baru saja tiba di Banda Udara Domine Eduard Osok sekitar pukuk 21.35 WIT. Sepanjang jalan menuju ACC sekitar 16 kilometer Jokowi enam kali berhenti dicegat warga. Jokowi baru tiba ke lokasi kampanye pukul 23.00 WIT.

“Dari Airport sampai ke gedung ini (ACC) saya dicegat masyarakat sampai enam kali, sehingga mobil harus berhenti dan kemudian menyalami rakyat yang ada di jalan,” kata Jokowi ke ribuan pendukungnya yang sudah menunggu sejak sore.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyinggung ihwal infrastruktur yang dibangun di Papua. Jokowi menyebut, infrastrukut seperti jalan, pelabuhan dan bandara penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Khusus di Papua Barat, kata Jokowi, jalan penghubung antara kabupaten dan kota di seluruh diakui ada yang belum tersambung. Jokowi memastikan 2020 seluruh jalan itu akan tersambung.

“Setelah tanggal 17 April nanti saya akan undang pak Gubernur, Wali Kota, Bupati, untuk berbicara apa yang dibutuhkan agar Papua Barat lebih maju infrastrukturnya, lebih maju,” kata Jokowi.

Terpisah, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Papua Jokowi-Amin, Komarudin Watubun mengatakan, pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk memenangkan pasangan Jokowi-Amin pada Pilpres 2019 mendatang.

Dia optimistis bahwa rakyat Papua akan memilih Jokowi-Amin pada 17 April mendatang. Keyakinan itu dilandasi atas tingginya perhatian Jokowi selama 4,5 tahun memimpin terhadap pembangunan di Papua.

“Rakyat Papua pasti memilih Bapak. Bukan karena kami (TKD) kerja, tapi Pak Jokowi sendiri yang kerja dan mereka melihat sendiri hasilnya. Kalau Bapak menang, itu bukan karena saya sebagai TKD, kita ini hanya sebagai penyambung lidah saja,” ujarnya di kota Jayapura.***miol

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*