4 Maret 2019

Dibui karena Siksa TKI, Pasangan Singapura Juga Bersalah Aniaya PRT Lain

Senin, 4 Maret 2019


SINGAPURA—Sepasang majikan di Singapura yang telah divonis bersalah menyiksa pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia, pekan ini divonis bersalah menganiaya PRT lainnya asal Myanmar. Tindak penganiayaan dilakukan pasangan itu sekitar tujuh tahun lalu.

Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (4/3/2019), Tay Wee Kiat (41) dan istrinya, Chia Yun Ling (43), dinyatakan bersalah atas masing-masing enam dan 15 dakwaan pidana. Kebanyakan tindak penganiayaan itu terjadi tahun 2012.

Dalam persidangan, disebutkan bahwa si PRT asal Myanmar yang bernama Moe Moe Than (31) ini ditampar dan dicambuk oleh majikannya. Disebutkan juga bahwa Than hanya boleh tidur kurang dari enam jam setiap harinya dan hanya diperbolehkan makan nasi saja, yang terkadang dicampur gula.

Ketika Than mengeluh karena tidak cukup makan, dia dipaksa makan nasi dan gula yang dituangkan ke mulutnya dengan corong. Saat dia berlari ke toilet karena tersedak gula, Than malah diperintahkan oleh Chia untuk muntah di dalam kantong plastik dan memaksa muntahannya sendiri.

Baca juga: Cubit dan Tinju PRT Indonesia, Perempuan Singapura Dibui 3 Bulan

Disebutkan dalam sidang bahwa Chia hanya mengizinkan Than untuk memakai toilet sebanyak tiga kali sehari dengan alasan agar tidak buang-buang air. Jika dia menggunakan toilet lebih dari itu, Than dihukum dengan berbagai cara, termasuk dipaksa lompat seperti kelinci.

Tay dan Chia pertama kali menjadi pemberitaan karena menyiksa PRT asal Indonesia bernama Fitriyah selama dua tahun. Setelah divonis bersalah atas kasus itu dua tahun lalu, keduanya mengajukan banding. Namun pada Maret 2018, Pengadilan Tinggi Singapura memperkuat hukuman keduanya.

Pasangan suami-istri ini diketahui tinggal di sebuah apartemen dengan lima kamar di Yishun. Mereka tinggal bersama tiga anak mereka yang berusia 1 tahun, 3 tahun dan 7 tahun. Than diketahui bekerja untuk pasangan ini mulai 8 Januari 2011 hingga 12 November 2012. Dia dipekerjakan untuk membantu Fitriyah yang telah bekerja terlebih dulu untuk pasangan itu, yakni sejak Desember 2010 hingga Desember 2012.***dtk

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Subscribe to our Channel