2 Maret 2019

Pochettino Jawab Kritik Publik: Aku Bukan Tukang Sulap

Sabtu, 2 Maret 2019


LONDON—Mauricio Pochettino berbagi beban menjelang Derby London Utara di kandang. Dia relaks dengan tekanan-tekanan di dari publik yang menuntut Tottenham Hotspur juara.

Spurs sudah amat dekat dengan juara liga dalam tiga tahun terakhir. Laju Spurs musim ini juga cukup menjanjikan dengan berada di urutan ketiga, tepat di bawah Liverpool dan Manchester City.

Tapi, menjelang duel dengan Arsenal di Wmbley, Sabtu (2/3/2019) mulai pukul 19.30 WIB, Spurs malah menelan dua kekalahan. The Lilywhites dikandaskan Burnley dan Chelsea.

Dua kekalahan itu membuat Spurs kian ditinggal The Reds dan City. Kemenangan atas Arsenal nanti malam juga mulai diragukan.

Pochettino diprediksi akan sulit menjadi juara lagi musim ini. Kritikan mulai mengalir.

Pochettino relaks. Sejak awal, dia sudah meminta waktu kepada bos klub, chairman Daniel Levy, saat menyepakati kerja sama. Dalam rancangan manajer Argentina itu, Spurs bisa menjadi juara dengan membangun tim setidaknya dalam tempo lima tahun. Budget belanja mereka minim.

“Saya tak bisa mengubah opini dan penilaian orang-orang yang memiliki cara pandang berbeda-beda,” kata Pochettino seperti dikutip Sports Mole.

“Makanya, saya bilang, jika Daniel mengatakannya kepada saya musim depan,”Kami harus mendapatkan gelar juara, trofi Liga Champions dan Premier League,” bisa jadi kalian membutuhkan tukang sulap lain yang bisa melakukannya,” ujar dia.

“Yang saya khawatirkan bukan masa depan saya. Setelah lima tahun, saya yakin kami bisa menjalankan tugas ini dengan fantastis. “Orang-orang menilai kami dan meletakkan tekanan di atas pundak kami saat kami tak meraih trofi. Apakah itu adil? Padahal, kami berkompetisi dengan alat-alat yang berbeda, dengan level belanja pemain yang berbeda,” kata dia.***dtk

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*