25 Februari 2019

Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Optimistis

Senin, 25 Februari 2019


DENGAN mengenakan kemeja putih ciri khasnya, calon presiden Joko Widodo menyapa sekitar 30 ribu relawan dari seluruh Indonesia yang menghadiri Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, tadi malam.

Sejak memasuki lokasi acara hingga naik mimbar, Jokowi disambut yel-yel dan teriakan para relawan yang menyemut hingga ke sudut-sudut ruangan.

Bahlil Lahadalia, wakil ketua ­panitia, mengatakan acara itu bertujuan menyatukan semua simpul relawan tim kampanye nasional (TKN), tim kampanye daerah (TKD), dan partai politik pendukung jelang kampanye Pemilu 2019.

“Kami siap bertarung. Saya yakin kalau seperti ini militansi para pendukung Jokowi-Amin, kita menangi Pilpres 2019,” kata Bahlil.

Dalam pidato kebangsaannya, Jokowi bertekad mewujudkan Indonesia maju dengan ­program-program yang ditawarkan jika kembali memimpin negeri ini. Ia mengajak para pendukungnya bersatu padu dengan semangat optimisme untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera.

“Kita perlu bersatu untuk Indonesia maju. Dengan optimistis saya Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin siap memimpin bangsa dan negara Indonesia,” kata Jokowi.

Lalu Jokowi membeberkan bebera-pa keberhasilan pemerintahannya bersama Jusuf Kalla selama empat tahun ini. Mulai dari program kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia pintar (KIP), program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), dan program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Dalam kesempatan itu Jokowi mengisahkan Roedah, perempuan yang awalnya hanya berpenghasilan Rp20 ribu-Rp30 ribu per hari. Kini omzetnya menjadi Rp1,5 juta per hari setelah mendapat bantuan lewat ­program Mekaar.
“Ini potret perempuan hebat penuh semangat optimisme untuk maju,” lanjut Jokowi.

Membangun manusia
Salah satu program yang juga menjadi penekanan ialah kartu sembako murah sebagai penguat kebijakan sosial pemerintah ke depan. Program itu, kata Jokowi, sangat berpengaruh menekan jumlah penduduk miskin.

Buktinya, kini angka kemiskinan bisa menjadi 9,8%. Diharapkan, kartu sembako murah bisa lebih menekan angka kemiskinan di bawah 9%. “Saya ingin lebih dari PKH dan Rastra. Saya perkuat lagi dengan kartu sembako murah.”

Dalam peningkatan pelatihan vokasi, Jokowi akan memperbanyak badan latihan kerja (BLK). Alasannya, karena membangun manusia ialah investasi untuk melapangkan jalan menuju Indonesia maju.

“Salah satunya BLK di pesantren. Tahun ini 1.000 BLK dan tahun depan 3.000 BLK. Kami juga telah memberikan digital talent scholarship untuk 1.000 orang pada 2018 dan 20.000 di 2020,” kata Jokowi.

Jokowi menyatakan Indonesia memiliki unicorn terbanyak di Asia Tenggara. Unicorn ialah perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari US$1 miliar. “Ini memberikan manfaat bagi jutaan usaha kecil untuk masuk pasar nasional, regional, maupun global.”

Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Thohir, mengatakan Jokowi perlu dipilih kembali untuk memimpin negeri ini.

“Negeri kita membutuhkan pemimpin yang peduli kepada rakyatnya. Indonesia maju bukan hanya slogan. Indonesia maju wujud optimisme.” ***miol

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*