1 Januari 2019

BI Yakin Pemilu 2019 Tidak Berdampak pada Nilai Tukar Rupiah


BANK Indonesia (BI) meyakini Pemilu 2019 tidak akan berdampak terhadap dinamika nilai tukar rupiah. Hal itu berkaca pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya.

“Kami meyakini, seperti di tahun-tahun sebelumnya, proses pemilu tidak akan berdampak terhadap dinamika kurs rupiah,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Nanang Hendarsah kepada Media Indonesia, Selasa (1/1/2019).

Hal itu karena, sudah sejak lama pasar keuangan di Indonesia sudah lebih mature yakni dapat memisahkan (decoupling) antara perkembangan ekonomi dan peristiwa politik.

“Bahkan proses pemilu pada umumnya akan meningkatkan kegiatan konsumsi karena sebagai dampak (trickle down effect) dari belanja konsumsi yang meningkat terkait kegiatan pemilu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nanang mengakui tantangan untuk menjaga stabilitas di tahun 2018 sangat berat. Rupiah saat menuju akhir tahun 2018 bergerak menguat dan ditutup di angka Rp14.380 atau melemah 5,7% secara year to date 2018.

Hal itu dapat dilalui dengan adanya koordinasi yang terjalin sangat baik antara Bank Indonesia dengan berbagai pihak.

“Memasuki tahun 2019 risiko global yang dihadapi tetap menantang meski tidak seberat 2018 lalu,” tuturnya.

Ia pun memprediksi rupiah akan menunjukkan penguatan di awal tahun 2019. Hal itu mengingat kondisi global, khususnya kejelasan penyelesaian sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Serta arah kebijakan moneter The Fed yang lebih melunak (dovish) karena risiko perlambatan ekonomi global yang semakin tinggi, seharusnya ruang bagi penguatan rupiah masih besar,” pungkasnya.***miol

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Subscribe to our Channel