13 Desember 2018

PPP: Mari Menangkan Pilpres Tanpa Tinggalkan Luka kepada yang Kalah


dtk//JAKARTA—Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menyebut saat ini Joko Widodo masih diserang dengan serangkaian fitnah. Dari fitnah komunis, antek asing, antek aseng alias China, hingga anti-Islam yang terus diproduksi dan disebarkan.

Namun Rommy memastikan bahwa Tim Pemenangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin tidak membalas cara-cara kotor yang dilakukan lawan itu dengan cara yang kotor juga. Jokowi, menurut Rommy, ingin membalas kesalahan-kesalahan itu dengan kebaikan.

“Lakukan dengan kesantunan, jangan dengan kasar. Jangan kesalahan yang mereka lakukan, kita balas dengan kesalahan yang serupa, karena itu tidak akan berkesudahan,” kata Rommy, Kamis (13/12/20018).

Rommy menambahkan, meraih kemenangan dengan cara yang salah seperti menyebar fitnah dan ujaran kebencian hanya akan meninggalkan luka bagi pihak yang kalah. Makanya, ia tidak ingin kemenangan Jokowi nantinya akan meninggalkan luka, dan itu bisa tercapai jika menggunakan kampanye positif.

“Mari kita menangkan kontestasi pilpres yang hanya lima tahun sekali ini tanpa meninggalkan luka kepada yang kalah,” kata Rommy.

Rommy menyebut pihaknya sudah memberikan pembekalan teknis kepada semua kader agar bisa menjawab semua hoax yang beredar dengan baik. Ia mencontohkan, hoax bahwa Jokowi anti-Islam bisa dibantah dengan sejumlah kebijakan pro-umat Islam yang sudah dilakukan Jokowi. Misalnya kebijakan Bank Wakaf Mikro, penetapan hari santri, pemberian beasiswa khusus santri, hingga 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) untuk pesantren yang akan diluncurkan tahun depan.

“Jika semua kebijakan ini yang memihak umat Islam dan santri ini mereka sebut tidak bagus, maka mereka adalah anti-santri,” kata Rommy.

Bahkan hanya Jokowi-lah yang menjadikan ulama sebagai cawapres, sementara kubu Prabowo Subianto dua kali menolak rekomendasi ijtimak ulama. Fakta ini, menurut Rommy, sudah cukup menggambarkan siapa yang menghormati ulama.

About informasi terpercaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Subscribe to our Channel